back to top

Di Balik Lonjakan Harga Saham BUMI, Ada Divestasi Asing Rp1,15T

Emtrust- Aksi jual besar-besaran terjadi pada saham PT BUMI Resources Tbk (BUMI) di tengah reli harga yang sedang melonjak.

Salah satu pemegang saham asing, HSBC-FUND SVS A/C Chengdong Investment Corp–Self, tercatat telah melepas miliaran saham BUMI sepanjang Desember 2025.

Aksi divestasi dilakukan bertahap selama periode 1–22 Desember 2025, dengan total saham yang dilepas mencapai 3,71 miliar saham dengan total nilai mencapai Rp1,15 triliun.

Penjualan dilakukan melalui transaksi saham biasa di pasar dengan rentang harga Rp238 hingga Rp388 per saham.

Manajemen BUMI dalam laporannya pada 26 Desember 2025 mengungkapkan bahwa Chengdong Investment melakukan serangkaian penjualan tidak langsung (divestasi) atas saham perseroan.

Secara rinci, Chengdong Investment Corp tercatat melepas masing-masing 300 juta saham pada 1, 8, 9, dan 10 Desember 2025.

Selain itu, terdapat pula sejumlah transaksi penjualan dengan volume lebih kecil yang tersebar hingga 22 Desember 2025.

” Aksi tersebut dilakukan murni untuk tujuan divestasi, ” tulis manajemen.

Sebelum transaksi, Chengdong Investment Corp menggenggam 25,98 miliar saham BUMI atau setara 6,99% hak suara.

Setelah rangkaian penjualan, kepemilikan sahamnya menyusut menjadi 22,27 miliar saham atau setara 5,99%.

Pada perdagangan Rabu (24/12), saham BUMI ditutup melemah 4,7% ke level Rp362 per saham. Dalam sepekan terakhir, saham BUMI tercatat naik 4,3% dari posisi Rp350 pada 18 Desember 2025. Bahkan dalam sebulan terakhir, saham ini melonjak 39% dari Rp260 pada 26 November 2025.

Dalam enam bulan, harga saham BUMI telah terbang sekitar 220% dari level Rp113 pada 26 Juni 2025.

Artikel Terkait

Pakuwon Jati (PWON) Jadwalkan Dividen Tunai Rp626M, Cum 22 Juni

Pakuwon Jati Tbk (PWON) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

MORA Targetkan 5 Juta Homepass Baru Usai Merger

PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic atau IDX:MORA) menyiapkan langkah ekspansi agresif sepanjang 2026 dengan memperluas ekosistem infrastruktur digital nasional. Setelah resmi menyelesaikan penggabungan usaha, perusahaan

Rugi Hampir Rp23M, FLMC Putuskan Nihil Dividen

PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 setelah Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp22,96 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru