back to top

Grup Djarum (BELI) Minta Restu Private Placement 5 Miliar Saham

Emitentrust.com – PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 5 miliar saham baru melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) alias private placement dalam rangka program kepemilikan saham manajemen dan karyawan (MESOP) serta penguatan struktur permodalan Perseroan.

Rencana aksi korporasi tersebut akan dimintakan persetujuan kepada para pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada Kamis (11/6), jumlah saham baru yang akan diterbitkan mencapai maksimal 5 miliar saham atau setara sekitar 3,64% dari total modal ditempatkan dan disetor BELI yang saat ini berjumlah 137,22 miliar saham.

Dari total saham baru tersebut, sebanyak 2 miliar saham akan diterbitkan untuk Program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP), sedangkan 3 miliar saham lainnya akan diterbitkan melalui PMTHMETD selain program MESOP.

Manajemen menjelaskan bahwa program MESOP bertujuan meningkatkan keselarasan kepentingan antara Perseroan dengan manajemen serta karyawan kunci dalam mencapai target dan pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Sementara itu, penerbitan saham baru di luar program MESOP ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan guna mendukung pengembangan usaha dan menangkap berbagai peluang pertumbuhan di masa depan.

Dana yang diperoleh nantinya akan difokuskan untuk memperkuat ekosistem omnichannel terintegrasi melalui optimalisasi platform digital dan jaringan ritel fisik, peningkatan kapabilitas teknologi dan operasional, penguatan kolaborasi dalam ekosistem usaha, serta pengembangan layanan dan kategori bisnis dengan fundamental dan profitabilitas yang lebih baik.

Perseroan meyakini langkah tersebut akan memperkuat struktur keuangan, meningkatkan efisiensi operasional, memperluas basis pelanggan dan mitra usaha, serta mendukung penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, bertambahnya jumlah saham beredar juga diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham BELI di Bursa Efek Indonesia.

Manajemen menegaskan jumlah saham baru yang akan diterbitkan masih berada jauh di bawah batas maksimal 10% sebagaimana diatur dalam POJK No. 14 Tahun 2019 terkait penambahan modal tanpa HMETD.

Program MESOP akan dilaksanakan dalam jangka waktu maksimal 5 (lima) tahun sejak tanggal RUPSLB yang menyetujui Program MESOP. RUPSLB Perseroan yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 Juni 2026 , periode pelaksanaan Program MESOP adalah sejak bulan Desember tahun 2026 sampai dengan bulan Januari tahun 2031.

Artikel Terkait

SMRA Bagi Dividen Rp82,5M, Marketing Sales Tembus Rp5,53T

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp5 per saham atau dengan total nilai mencapai Rp82,54 miliar. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

SCNP Restui Dividen Rp4,33 per saham, Masuk Bisnis Alat Kesehatan & Peralatan Dapur

PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp10 miliar kepada para pemegang saham sekaligus menyetujui ekspansi ke dua bidang usaha baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

BTN Gandeng Unpad, Tingkatkan Edukasi Finansial dan Karier

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengajak generasi muda khususnya mahasiswa untuk semakin bijak dalam mengelola keuangan di tengah perubahan gaya hidup dan perkembangan digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru