back to top

Direktur NICK Borong Saham di Harga Pasar, Ada Sinyal Apa?

Emitentrust.com – PT Charnic Capital Tbk (NICK) menyampaikan bahwa, Nicholas Santoso selaku Direktur, menambah kepemilikan sebanyak 68.700 saham dalam dua hari perdagangan pada 10–11 Agustus 2026. Transaksi tersebut dilakukan untuk tujuan investasi dengan total nilai mencapai sekitar Rp106,55 juta.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan pada 12 Agustus 2026, Nicholas melakukan pembelian saham NICK secara tidak langsung. Setelah transaksi, kepemilikannya meningkat menjadi 150.300 saham dari sebelumnya 81.600 saham.

Pada perdagangan 10 Agustus 2026, Nicholas membeli 100 saham NICK di harga Rp1.535 per saham, kemudian 100 saham di harga Rp1.540 per saham. Pada hari yang sama, ia kembali membeli sebanyak 27.400 saham dengan harga Rp1.545 per saham.

Selanjutnya, pada 11 Agustus 2026, Nicholas menambah kepemilikan sebanyak 41.100 saham di harga Rp1.555 per saham.

Jika dirinci, total nilai transaksi tersebut mencapai Rp106.551.000, terdiri dari Rp153.500 dari transaksi pertama, Rp154.000 dari transaksi kedua, Rp42,363 juta dari pembelian 27.400 saham, serta Rp63,9105 juta dari pembelian 41.100 saham.

Dengan tambahan 68.700 saham tersebut, jumlah kepemilikan Nicholas meningkat dari 0,01% menjadi 0,02%.

Pada perdagangan hari ini Rabu (12/8) saham NICK turun 2,89 persen ke level Rp1.510.

Artikel Terkait

Garuda (GIAA) Tiba-tiba Copot Sementara Direktur Niaga, Ada Apa?

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengumumkan pemberhentian sementara Reza Aulia Hakim dari jabatannya sebagai Direktur Niaga Perseroan.

Toba Surimi (CRAB) Sebut Ajukan Gugatan ke PN Medan, Tuntut Kredit Rp124,4M Dihapus

PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB) menyampaikan bahwa telah mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri Medan. Gugatan tersebut berkaitan dengan persoalan Kredit Modal Kerja Revolving dengan nilai yang didalilkan perseroan mencapai Rp124,69 miliar.

BEI Cecar Emiten Haji Isam (JARR) Soal Transaksi Pembelian CPO yang Disomasi Duta Palma

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), emiten milik pengusaha Haji Isam, memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait transaksi pembelian dan penerimaan sekitar 3.500 metrik ton (MT) crude palm oil (CPO) dari PT Agrinas Palma Nusantara (APN).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru