back to top

Duta Pertiwi (DUTI) Jadwalkan Dividen Rp888M, Yield Tembus 10,71%!

Emitentrust.com – PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp888 miliar atau Rp480 per saham untuk tahun buku 2025. Berdasarkan harga penutupan saham DUTI di level Rp4.480 per saham pada perdagangan Rabu (24/6/2026), dividen tersebut memberikan dividend yield sekitar 10,71%.

Keputusan pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 17 Juni 2026. Total dividen yang dibagikan mencapai Rp888 miliar, jauh lebih besar dibandingkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp422,05 miliar pada tahun 2025.

Dengan nilai tersebut, payout ratio DUTI mencapai sekitar 210,40%. Perseroan memiliki ruang yang cukup untuk membagikan dividen besar karena didukung saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp9,39 triliun hingga akhir 2025.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 25 Juni 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 26 Juni 2026. Adapun pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 29 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Selanjutnya, cum dividen di pasar tunai berlangsung pada 29 Juni 2026 dan ex dividen pasar tunai pada 30 Juni 2026. Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen kepada pemegang saham pada 16 Juli 2026.

Per 31 Desember 2025, DUTI membukukan total ekuitas sebesar Rp16,15 triliun dan saldo laba ditahan sebesar Rp9,39 triliun.

Pada perdagangan Rabu (24/6/2026), saham DUTI ditutup menguat 1,36% ke level Rp4.480 per saham.

Artikel Terkait

Laba NANO Melejit 492%, Pendapatan Tembus Rp218M di Semester I-2026

PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,54 miliar pada semester I 2026, melonjak 492,4% dibandingkan Rp428,88 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Merdeka Battery Materials (MBMA) Tawarkan Obligasi Rp2,33T, Bunga 9-10,5%, Ini Jadwalnya

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) kembali menghimpun dana melalui pasar obligasi. Perseroan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap V Tahun 2026 senilai Rp2,336 triliun.

MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging Market, BEI Ungkap Respons soal Rebalancing

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan terus berkomunikasi dengan MSCI dan investor global menyusul hasil tinjauan tahunan indeks MSCI 2026. Dalam hasil review tersebut, status Indonesia sebagai bagian dari kelompok emerging market tetap dipertahankan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru