back to top

Emiten Hapsoro (RATU) Naikkan Plafon Pinjaman ke Anak Usaha Jadi Rp204,6M

Emitemntrust.com – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) dan PT Raharja Energi Tanjung Jabung (RETJ) menandatangani Addendum I Perjanjian Pinjaman yang mengubah besaran nilai fasilitas pinjaman yang diberikan REC kepada RETJ.

Berdasarkan addendum yang ditandatangani pada 12 Januari 2026, perubahan dilakukan terhadap Perjanjian Pinjaman yang sebelumnya telah disepakati kedua belah pihak pada 15 Desember 2025.

Dalam addendum tersebut, REC menyetujui pemberian pinjaman kepada RETJ dengan nilai maksimal Rp204.624.059.255.

Manajemen RATU menjelaskan bahwa kepastian jumlah dana maksimum yang akan dicairkan akan ditentukan setelah proses Penawaran Umum Obligasi I PT Raharja Energi Cepu Tahun 2026 selesai dilaksanakan.

” Perubahan yang disepakati hanya menyangkut besaran nilai pinjaman. Sementara itu, seluruh ketentuan lain dalam Perjanjian Pinjaman sebelumnya tetap berlaku dan tidak mengalami perubahan,” tulis manajemen Selasa (14/7).

Addendum juga menegaskan bahwa dokumen tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian Pinjaman. Apabila terdapat perbedaan penafsiran antara perjanjian awal dengan addendum, maka ketentuan dalam addendum yang berkaitan dengan perubahan nilai pinjaman menjadi acuan yang berlaku.

Artikel Terkait

RLCO Sisakan Dana IPO Rp42M Parkir di Dua Bank

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sisa dana, rekening giro pada dua bank.

PTPP Kantongi Restu untuk Waiver Financial Covenant dari Pemegang Sukuk

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) memperoleh persetujuan penuh dari pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PTPP Tahap II Tahun 2022 Seri B atas usulan waiver atau pengesampingan ketentuan financial covenant untuk tahun buku 2025 dan 2026.

Rugi Waskita Beton Precast (WSBP) Bengkak Jadi Rp285,59M di Semester I-2026

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp808,07 miliar pada semester I 2026, meningkat 10,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp732,65 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru