back to top

Emiten Kontraktor Interior Ini Mau Buyback Saham Mulai Besok

Emitentrust.com- Emiten kontraktor interior PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berencana melaksanakan pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.

Dalam keterangan resminya yang disampaikan Bursa Efek Indonesia pada 16 Maret 2026, manajemen menyatakan perseroan menyiapkan dana maksimal Rp2 miliar untuk program tersebut.

Program buyback dijadwalkan mulai 17 Maret 2026 hingga 17 Juni 2026 atau selama tiga bulan sejak penyampaian keterbukaan informasi.

Manajemen PT Gema Grahasarana Tbk menjelaskan bahwa dana untuk aksi korporasi ini berasal dari kas internal perusahaan, bukan dari pinjaman maupun hasil penawaran umum.

Pembelian kembali saham akan dilakukan melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia dengan perantara anggota bursa PT Artha Sekuritas Indonesia.

Perseroan menegaskan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor, dengan tetap menjaga ketentuan free float minimal 7,5% sesuai regulasi pasar modal.

Manajemen memperkirakan aksi buyback ini tidak akan memberikan dampak material terhadap pendapatan maupun pembiayaan perusahaan.

Berdasarkan proforma laporan keuangan per 31 Desember 2025, laba bersih perseroan tercatat Rp21,51 miliar dengan laba per saham (EPS) sebesar Rp13,30 sebelum buyback. Setelah pelaksanaan buyback, EPS diproyeksikan meningkat menjadi Rp13,47.

Menurut manajemen, langkah ini dilakukan untuk menstabilkan harga saham di tengah volatilitas pasar sekaligus memberikan sinyal positif kepada investor bahwa nilai fundamental saham perseroan masih menarik.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Lewati Level 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Pada Jumat (7/8/2026), IHSG menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65,

Eks Dirut BCA Borong Saham GJTL, Ada Sinyal Apa?

Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) kembali mencuri perhatian. Tak hanya didukung perbaikan kinerja pada kuartal II-2026, emiten produsen ban terbesar di Indonesia ini juga memiliki deretan pemegang saham kelas kakap.

Bank Kasikorn (BMAS) Minta Restu Rights Issue 2,8 Miliar Saham

PT Bank KASIKORN Indonesia Tbk. (BMAS) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.875.000.000 saham baru, setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru