Emitentrust.com – Struktur kepemilikan saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk per akhir Maret 2026 menunjukkan free float hanya 21,71% atau sekitar 6,25 miliar saham. Angka ini menegaskan porsi publik yang semakin terbatas di tengah dominasi kuat pemegang saham pengendali.
Di balik komposisi tersebut, Pemerintah Republik Indonesia tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner), mengendalikan WSKT melalui entitas BUMN.
Pemegang saham terbesar adalah PT Danantara Asset dengan kepemilikan jumbo 74,59%, diikuti BP BUMN sebesar 0,75%. Struktur ini memastikan kendali penuh tetap berada di tangan negara.
Dengan dominasi tersebut, ruang gerak investor publik relatif sempit meski jumlah saham beredar cukup besar. Likuiditas saham WSKT pun sangat bergantung pada aktivitas publik yang hanya menguasai seperlima porsi saham.
Dari sisi investor, jumlah pemegang saham justru relatif stabil. Tercatat 92.244 SID, naik tipis dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 92.239 SID.
Menariknya, kepemilikan saham oleh jajaran direksi dan komisaris nyaris nihil, bahkan sebagian besar tidak memiliki saham signifikan. Hal ini semakin menegaskan bahwa kontrol perusahaan sepenuhnya berada di level pemegang saham pengendali.
Secara keseluruhan, peta kepemilikan ini memperlihatkan bahwa WSKT masih sangat state-driven, dengan free float yang relatif tipis dan kendali mutlak berada di tangan pemerintah melalui Danantara.


