back to top

Gagal Total! Suntikan Modal Anak Usaha CSIS Terganjal Restu Pemegang Saham?

EmTrust – Rencana PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. (CSIS) untuk melakukan penambahan setoran modal pada entitas anak, PT Bogorindo Cemerlang, belum berjalan mulus. Pasalnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Independen Kedua yang digelar pada Senin (29/12) dinyatakan tidak dapat mengambil keputusan karena jumlah kehadiran pemegang saham yang tidak memenuhi kuorum.

Rapat sedianya membahas persetujuan atas dua agenda penting. Pertama, Transaksi Material sesuai POJK No. 17/2020, dan kedua, Transaksi Afiliasi sesuai POJK No. 42/2020. Inti dari agenda tersebut adalah penggunaan dana hasil Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) untuk memperkuat permodalan PT Bogorindo Cemerlang.

Berdasarkan laporan hasil rapat, pemegang saham independen yang hadir atau terwakili hanya berjumlah 8.574.700 saham. Jumlah ini hanya mewakili sekitar 3,3167% dari total 258.532.000 saham independen yang ada.

“Mata Acara Rapat tidak dapat dilanjutkan untuk diambil keputusan,” demikian tertulis dalam ringkasan risalah yang dipublikasikan oleh Direksi Perseroan.

Dengan hasil ini, rencana penggunaan dana PMHMETD I untuk anak usaha Perseroan masih tertunda hingga adanya langkah korporasi atau penyelenggaraan rapat selanjutnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Artikel Terkait

MDIY Bagi Dividen Rp443M! Investor Kebagian Rp17,62 per Saham, Ini Jadwalnya

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp443,85 miliar kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

TRIN Tak Bahas Dividen, RUPST Setujui Rombak Direksi

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memperoleh persetujuan pemegang saham atas seluruh agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026. Salah satu keputusan penting dalam rapat

Rugi KRYA Bengkak Jadi Rp84M, Meski Pendapatan Melonjak 247% di 2025

PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) mencatatkan lonjakan pendapatan sepanjang 2025. Emiten konstruksi ini membukukan pendapatan bersih sebesar Rp216,25 miliar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru