back to top

Grup EMTK (SAME) Catat Laba Melejit 81,8 Persen di 2025

Emitentrust.com- PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) emiten rumah sakit grup EMTK sepanjang 2025 mencatatkan laba bersih sebesar Rp37,46 miliar, melonjak sekitar 81,8% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp20,60 miliar.

Lonjakan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang mencapai Rp1,86 triliun, naik dari Rp1,70 triliun pada 2024. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas layanan kesehatan serta optimalisasi operasional Perseroan.

Dari sisi profitabilitas, laba usaha SAME juga mengalami peningkatan menjadi Rp115,69 miliar, dibandingkan Rp102,42 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara itu, laba sebelum pajak tercatat Rp59,29 miliar, naik dari Rp38,16 miliar.

Kontribusi positif juga datang dari bagian laba entitas asosiasi yang mencapai Rp20,32 miliar, memperkuat bottom line perusahaan.

Meski demikian, beban operasional masih menjadi tantangan. Beban umum dan administrasi tercatat cukup besar di angka Rp414,71 miliar, sedikit meningkat dari tahun sebelumnya. Namun, efisiensi pada beban keuangan yang turun menjadi Rp78,89 miliar membantu menjaga pertumbuhan laba tetap solid.

Dari sisi neraca, total aset SAME meningkat menjadi Rp5,80 triliun dari Rp5,55 triliun pada 2024. Liabilitas juga naik menjadi Rp1,63 triliun, sementara ekuitas menguat ke Rp4,16 triliun, mencerminkan struktur keuangan yang masih terjaga.

Artikel Terkait

Direktur Emiten Hapsoro (BUVA) Belanja Saham di Harga Rp700

Direktur PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), Satrio, menambah kepemilikan sahamnya di perseroan melalui transaksi pembelian saham yang dilakukan pada 25 Mei 2026.

Centratama Telekomunikasi (CENT) Setuju 100% Tak Ada Dividen

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui secara bulat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Grup Bakrie (BUMI) Suntik Dana Rp1,5T ke Arutmin

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) resmi menyalurkan fasilitas pinjaman senilai Rp1,506 triliun kepada anak usahanya, PT Arutmin Indonesia, dalam transaksi afiliasi yang efektif berlaku sejak 26 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru