Hartadinata (HRTA) Minta Restu Private Placement 460,5 Juta Saham

Hartadinata (HRTA) Minta Restu Private Placement 460,5 Juta Saham
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) akan meminta persetujuan pemegang saham independen untuk melakukan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com -  PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) akan meminta persetujuan pemegang saham independen untuk melakukan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Rencana tersebut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB. Rapat digelar secara fisik di kantor HRTA di Kabupaten Bandung dan secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI.

Dalam pengumuman pemanggilan RUPSLB yang disampaikan HRTA pada 24 September 2026 disebutkan RUPSLB mengusulkan penerbitan sebanyak-banyaknya 460.526.240 saham baru atau maksimal 10% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Selain meminta persetujuan atas aksi penambahan modal tersebut, perseroan juga akan meminta persetujuan perubahan anggaran dasar terkait peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor sebagai dampak pelaksanaan PMTHMETD.

HRTA juga mengusulkan pelimpahan wewenang kepada Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris untuk melaksanakan penerbitan saham. Wewenang tersebut mencakup penetapan harga pelaksanaan, jadwal dan tata cara penerbitan, hingga pengurusan dokumen serta persetujuan kepada pihak berwenang.

Khusus mata acara PMTHMETD, hak hadir dan suara yang diperhitungkan dalam kuorum maupun pengambilan keputusan hanya berasal dari pemegang saham independen serta pemegang saham yang bukan merupakan pihak terafiliasi dengan perseroan, Direksi, Dewan Komisaris, pemegang saham utama, maupun pengendali.

Adapun pemegang saham independen yang berhak hadir atau diwakili dalam RUPSLB merupakan pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham HRTA pada 23 September 2026 pukul 16.00 WIB. Kehadiran pemegang saham lainnya tidak diperhitungkan dalam kuorum dan suaranya tidak diperhitungkan untuk agenda PMTHMETD.

Pada perdagangan hari ini Kamis (24/9) saham HRTA turun 1,74 persen ke level Rp2.260.