back to top

Hillcon (HILL) Tekor Rp1,29T! Beban Bengkak di Sepanjang 2025

Emitentrust.com – PT Hillcon Tbk (HILL) sepanjang tahun buku 2025 membukukan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp1,29 triliun, berbalik dari laba Rp5,87 miliar pada 2024. Di saat yang sama, pendapatan usaha perseroan juga turun menjadi Rp3,45 triliun dari sebelumnya Rp3,94 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang diterbitkan Sabtu (16//5) disebutkan bahwa, penurunan kinerja tersebut dipicu melonjaknya beban pokok pendapatan menjadi Rp3,87 triliun dari Rp3,40 triliun pada tahun sebelumnya. Kondisi itu membuat HILL membukukan rugi bruto sebesar Rp417,77 miliar, padahal pada 2024 masih mencetak laba bruto Rp543,79 miliar.

Tekanan semakin besar setelah beban usaha perseroan melesat menjadi Rp1 triliun dibandingkan Rp259,38 miliar pada 2024. Akibatnya, rugi usaha HILL membengkak menjadi Rp1,42 triliun dari sebelumnya laba usaha Rp284,41 miliar.

Di tengah tekanan operasional, perseroan masih mencatat penghasilan lain-lain sebesar Rp354,88 miliar. Namun, beban keuangan yang mencapai Rp329,88 miliar membuat rugi sebelum pajak menembus Rp1,42 triliun. Setelah memperhitungkan manfaat pajak tangguhan, HILL tetap membukukan rugi bersih Rp1,29 triliun pada akhir 2025.

Dari sisi neraca, total aset perseroan turun menjadi Rp5,30 triliun dari Rp6,28 triliun pada 2024. Sementara total liabilitas meningkat menjadi Rp4,88 triliun dari Rp4,56 triliun. Kondisi itu membuat total ekuitas anjlok drastis menjadi Rp419,39 miliar dibandingkan Rp1,71 triliun pada tahun sebelumnya.

Kas dan setara kas HILL juga menyusut tajam menjadi Rp12,21 miliar per akhir 2025, turun dari Rp44,49 miliar pada 2024. Meski demikian, arus kas operasi perseroan masih positif sebesar Rp498,88 miliar.

Adapun rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1,03 triliun, berbanding terbalik dari laba Rp5,49 miliar pada tahun sebelumnya. Dengan hasil tersebut, rugi per saham dasar perseroan tercatat sebesar Rp350 per saham.

Artikel Terkait

Saham WINR Kembali Diguyur Jutaan Lembar di Papan FCA

Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR), Pemenang Nusantara Internasional, melakukan divestasi saham sebanyak 4,82 juta lembar saham pada 11 Mei 2026. Transaksi tersebut dilakukan di harga Rp30 per saham dengan tujuan divestasi.

Telkom (TLKM) Gelar RUPST Bulan Depan, Agenda Buyback & Dividen

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 8 Juni 2026 pukul 14.00 WIB secara elektronik melalui eASY.KSEI. Dalam agenda rapat kali ini, emiten telekomunikasi pelat merah tersebut akan meminta restu pemegang saham

KLAS Putuskan Laba 2025 Rp35,5 Miliar, Ditahan!

PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru