back to top

ICON Andalkan Anak Usaha Buat Dongkrak Pendapatan di 2026

Emitentrust.com – PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) menatap optimistis kinerja bisnis sepanjang 2026 dengan mengandalkan optimalisasi aset dan operasional yang telah dimiliki. Perseroan menargetkan pendapatan anak usahanya, PT Patra Supplies and Services (PSS), meningkat menjadi Rp274 miliar, lebih tinggi dari target awal sebesar Rp238 miliar.

Manajemen ICON menjelaskan, kenaikan target tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas usaha di sejumlah lokasi operasional yang telah berjalan. Dari pengembangan bisnis di lokasi eksisting, perseroan melihat potensi tambahan pendapatan sekitar Rp36 miliar, sehingga target pendapatan PSS dinaikkan menjadi Rp274 miliar pada tahun ini.

Menariknya, peningkatan target tersebut tidak akan ditempuh melalui ekspansi besar maupun investasi baru. Perseroan memilih memaksimalkan kapasitas operasional yang telah tersedia untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis.

Di sisi lain, anak usaha lainnya, PT Bhumi Lestari Makmur (BLM), masih melanjutkan proses penjualan sekitar 36 unit vila dan kondotel yang berada di Bali. Saat ini perseroan tengah menjajaki transaksi dengan calon investor yang berminat membeli seluruh sisa unit kondotel tersebut.

Manajemen menegaskan, isu mengenai friksi hak kepemilikan lahan antara masyarakat lokal dan investor asing di Bali tidak berdampak terhadap minat calon pembeli. Hingga kini, proses negosiasi dengan investor disebut masih berjalan sesuai rencana.

Dalam paparan publik yang disampaikan pada 31 Juli 2026, perseroan mengungkapkan bahwa fokus utama pada semester II 2026 adalah meningkatkan kinerja operasional di seluruh lini bisnis melalui optimalisasi aset yang telah dimiliki.

Sejalan dengan strategi tersebut, ICON memastikan belum mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) baru sepanjang 2026, baik untuk PSS maupun BLM. Perseroan menilai kebutuhan investasi saat ini masih dapat dipenuhi melalui pemanfaatan aset dan fasilitas yang telah tersedia.

Dengan tidak adanya tambahan investasi, kedua anak usaha akan memusatkan perhatian pada peningkatan efisiensi operasional, pengembangan bisnis di lokasi eksisting, serta optimalisasi aset guna mendorong pertumbuhan pendapatan tanpa menambah beban modal.

Melalui strategi tersebut, ICON optimistis dapat memperkuat kinerja keuangan sepanjang 2026. Perseroan meyakini peningkatan aktivitas usaha PSS serta penyelesaian penjualan aset vila dan kondotel di Bali akan menjadi katalis positif bagi pencapaian target pendapatan tahun ini.

Pada perdagangan Kamis (6/7) saham ICON turun 4,1 persen ke level Rp117.

Artikel Terkait

MPMX Buka Data! Saratoga Kuasai 57,67%, Edwin Soeryadjaya Pemilik Manfaat Akhir

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (BEI: MPMX) melaporkan porsi saham free float tetap sebesar 33,67% hingga akhir Juli 2026 atau setara 1,477 miliar saham dari total saham tercatat sebanyak 4,387 miliar saham.

Emiten Milik Gita Wirjawan (OKAS) Amankan Kontrak Tambang USD60 Juta

PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) emiten milik Gita Wirjawan kembali memperkuat prospek bisnisnya setelah berhasil mengamankan dua kontrak strategis penyediaan solusi eksplosif pertambangan melalui anak usahanya, PT Kemitraan

Grup Bakrie (UNSP) Rampungkan Private Placement Rp4,3T, Diserap 11 Investor

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) resmi menyelesaikan pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement pada 4 Agustus 2026. Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan menerbitkan 14.505.112.734 saham baru Seri B dengan harga pelaksanaan Rp300 per saham.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru