back to top

IHSG Ambles 1,29% di Sesi I, Hanya Satu Sektor Bertahan Hijau

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan sesi pertama Selasa (23/6/2026). Hingga penutupan sesi I, IHSG terkoreksi 79,17 poin atau 1,29% ke level 6.037,52 akibat tekanan jual yang melanda hampir seluruh sektor.

Pelemahan indeks terjadi setelah 10 sektor ditutup di zona merah. Hanya sektor kesehatan yang mampu bertahan positif dengan kenaikan 0,91%.

Sektor keuangan menjadi pemberat terbesar bagi IHSG setelah turun 3,03%. Selanjutnya sektor energi melemah 2,26% dan sektor teknologi terkoreksi 1,31%. Tekanan jual pada saham-saham perbankan dan komoditas turut memperburuk sentimen pasar sepanjang sesi perdagangan.

Aktivitas perdagangan hingga siang hari mencatat volume transaksi sebesar 14,5 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp6,64 triliun. Sebanyak 437 saham melemah, 221 saham menguat, dan 152 saham stagnan.

Pada kelompok saham yang mencatatkan kenaikan harga terbesar, PT Akasha Wira International Tbk (ADES) melonjak Rp2.575 menjadi Rp33.500 per saham. Kemudian PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp725 menjadi Rp10.250 per saham dan PT Roda Vivatex Tbk (RDTX) menguat Rp325 menjadi Rp14.375 per saham.

Sebaliknya, saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) menjadi salah satu penekan utama setelah turun Rp1.825 menjadi Rp20.075 per saham. Disusul PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang melemah Rp1.375 menjadi Rp11.825 per saham serta PT Golden Flower Tbk (POLU) yang turun Rp675 menjadi Rp14.150 per saham.

Untuk saham teraktif, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencatat frekuensi transaksi tertinggi sebanyak 89.882 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp1,07 triliun. Disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebanyak 43.618 kali senilai Rp512 miliar dan PT PP Presisi Tbk (PPRE) sebanyak 25.019 kali dengan nilai transaksi Rp45 miliar.

Di kelompok saham LQ45, tekanan terbesar dialami PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang turun 4,39%. Kemudian PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melemah 3,50% dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terkoreksi 3,38%.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang mampu mencatatkan penguatan dipimpin PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang melonjak 9,56%. Selanjutnya PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) naik 3,77% dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menguat 2,39%.

Artikel Terkait

Aksi Senyap! Direktur REAL Koleksi 2 Juta Saham, Ada Apa?

PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) mengumumkan salah satu direksinya, Sjafardamsah, telah memiliki saham di Perseroan melalui transaksi pembelian yang dilakukan pada 22 Juni 2026.

Bank of Singapore Tiba-Tiba Jadi Pemegang 76% Saham AWAN, Ada Apa?

BANK OF SINGAPORE LIMITED resmi tercatat sebagai pemegang saham PT Era Digital Media Tbk (AWAN) setelah memperoleh 2.624.750.000 saham atau setara 76,4119% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroa

Batulicin (BESS) Setujui Dividen Rp4,36 per Saham

PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp15 miliar atau Rp4,36 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum

Populer 7 Hari

Berita Terbaru