back to top

IHSG Bangkit! Sesi I Menguat 0,71% ke Level 7.389

Emitentrust.com- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan sesi pertama Selasa (10/3/2026) pukul 12.00 WIB. IHSG ditutup naik 52,147 poin atau 0,71% ke level 7.389,516.

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia yang bergerak di zona hijau.

Kenaikan tertinggi dicatat oleh IDX Sektor Barang Baku yang melonjak 3,08%. Disusul IDX Sektor Perindustrian yang naik 2,49%, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer menguat 1,47%, serta IDX Sektor Transportasi dan Logistik yang naik 1,15%.

Selain itu, IDX Sektor Properti dan Real Estate menguat 1,11%, IDX Sektor Keuangan naik 0,47%, IDX Sektor Kesehatan bertambah 0,45%, serta IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang naik 0,42%.

Selanjutnya, IDX Sektor Teknologi menguat 0,27% dan IDX Sektor Infrastruktur naik tipis 0,09%.

Sementara itu, IDX Sektor Energi menjadi satu-satunya sektor yang melemah setelah turun 0,16% pada sesi pertama perdagangan.

Aktivitas perdagangan saham tercatat cukup ramai dengan total volume transaksi mencapai 22,3 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp10,62 triliun. Sebanyak 443 saham menguat, 227 saham melemah, dan 145 saham stagnan.

Di jajaran saham yang menguat, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp1.400 menjadi Rp74.600 per saham. Disusul PT Singaraja Putra Tbk (SINI) yang menguat Rp875 menjadi Rp9.800 per saham serta PT Golden Flower Tbk (POLU) yang naik Rp725 menjadi Rp15.400 per saham.

Sementara itu, saham yang mengalami pelemahan antara lain PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang turun Rp5.000 menjadi Rp205.000 per saham, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang melemah Rp1.075 menjadi Rp27.225, serta PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) yang turun Rp1.030 menjadi Rp2.320 per saham.

Untuk saham teraktif diperdagangkan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat frekuensi transaksi sebanyak 51.191 kali dengan nilai Rp951 miliar. Disusul PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebanyak 47.314 kali senilai Rp272 miliar serta PT Petrosea Tbk (PTRO) sebanyak 39.967 kali dengan nilai transaksi Rp614 miliar.

Top gainers LQ45, Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 14,39%, XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) naik 7,36% dan Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik 7,11%

Sedangkan Top losers LQ45, Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 6,34%, Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun 3,8% dan Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 3,55%.

Artikel Terkait

Bisnis Limbah Sumbang 41% Pendapatan TBS Energi (TOBA)

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mencatatkan pendapatan dari segmen pengelolaan limbah sebesar US$155,4 juta pada 2025 atau sekitar 41% dari total pendapatan perseroan.

MKNT Konversi Utang Rp822M, Pengendali Baru Masuk

PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) melalui skema konversi utang menjadi saham

Pengendali RMKO Buang 36,25 Juta Saham Harga Premium

Pemegang saham pengendali PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), yakni RMK Investama, melakukan divestasi sebagian kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru