back to top

IHSG Ditutup Melejit 4,42%, Semua Sektor Kompak Menghijau

Emitentrust.com- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat tajam pada akhir perdagangan Rabu (8/4/2026). IHSG melonjak 308,18 poin atau 4,42% ke level 7.279,20, mencerminkan euforia beli yang kembali mendominasi pasar.

Kenaikan signifikan ini ditopang oleh penguatan seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor barang baku menjadi motor utama dengan lonjakan 8,79%, diikuti sektor infrastruktur yang naik 6,27% serta sektor perindustrian yang menguat 6,06%.

Penguatan merata ini menunjukkan sentimen positif yang kembali menyelimuti pasar saham domestik, setelah sebelumnya mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 42,46 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp22,17 triliun. Sebanyak 623 saham ditutup menguat, hanya 101 saham melemah, dan 95 saham stagnan.

Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan, di antaranya UNTR yang naik Rp1.100 ke Rp31.100 per saham, MLPT yang menguat Rp925 ke Rp15.175, serta SINI yang melonjak Rp850 ke Rp11.800 per saham.

Sebaliknya, beberapa saham masih berada di zona merah, seperti MKPI yang turun Rp650 ke Rp22.875, ITMG melemah Rp475 ke Rp26.175, dan AADI terkoreksi Rp350 ke Rp10.200 per saham.

Aktivitas perdagangan juga terpantau ramai. BUMI menjadi salah satu saham teraktif dengan nilai transaksi mencapai Rp1,7 triliun. Selain itu, KAQI dan CUAN juga mencatat frekuensi transaksi tinggi sepanjang hari.

Pada jajaran saham unggulan LQ45, Barito Pacific Tbk tampil sebagai top gainer dengan lonjakan 20,89%, diikuti Amman Mineral Internasional Tbk yang melesat 13,45% serta Merdeka Battery Materials Tbk yang naik 12,23%.

Sementara itu, tekanan masih membayangi beberapa saham, seperti Medco Energi Internasional Tbk yang turun 4,60%, Adaro Andalan Indonesia Tbk melemah 3,32%, serta Bukit Asam Tbk yang terkoreksi 2,39%.

Artikel Terkait

Free Float OASA 47,83%, Gafur Umar Jadi Pengendali Tunggal

PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) melaporkan posisi free float saham sebesar 47,83% per akhir Maret 2026, relatif stagnan dibandingkan periode sebelumnya.

Grup Lippo (MPPA) Restrukturisasi Anak Usaha Bisnis Ritel

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) emiten pengelola Hypermart grup Lippo melakukan langkah restrukturisasi internal dengan melepas

Bank Mandiri (BMRI) Buka Akses Digital ke Korea Selatan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terus memperluas inovasi digitalnya dengan menghadirkan fitur QR Antar Negara di aplikasi Livin’ by Mandiri

Populer 7 Hari

Berita Terbaru