back to top

PTBA Kebut Eksplorasi, Gelontorkan Rp25,8M di Kuartal I 2026

Emitentrust.com – Bukit Asam Tbk (PTBA) menunjukkan agresivitasnya di awal 2026 dengan menggenjot aktivitas eksplorasi batu bara. Sepanjang Triwulan I (Januari–Maret), perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp25,8 miliar (unaudited) untuk kegiatan eksplorasi di area operasional utama.

Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan di Tanjung Enim Mining Site (TEMS), dengan melibatkan tim internal serta kontraktor jasa pengeboran.

Eksplorasi mencakup berbagai aktivitas teknis, mulai dari pemetaan geologi, pengeboran (coring dan open hole), logging geofisika, hingga pengambilan serta pengujian sampel batu bara dan batuan. Perseroan juga melakukan monitoring lapisan batu bara melalui pengukuran TOC (Top of Coal) dan BOC (Bottom of Coal).

Pada periode ini, PTBA melakukan pengeboran di empat wilayah IUP, yaitu Air Laya, MTB, Banko Barat, dan Banko Tengah B. Total sebanyak 94 titik pengeboran berhasil direalisasikan dengan kedalaman kumulatif mencapai 14.652 meter.

“Pengeboran difokuskan untuk memperluas coverage area eksplorasi di TEMS,” ujar Eko.

Selain pengeboran, kegiatan eksplorasi juga mencakup pengambilan sampel secara masif. Tercatat, sebanyak 1.202 sampel batu bara dikumpulkan baik dari inti bor maupun front tambang untuk keperluan quality control (QC). Di sisi lain, terdapat 302 sampel batuan untuk uji keasaman serta 693 sampel batuan untuk uji mekanika.

Tak hanya itu, aktivitas monitoring TOC dan BOC juga dilakukan secara intensif dengan cakupan area mencapai 602 hektare, guna memastikan ketebalan serta kesinambungan lapisan batu bara.

Artikel Terkait

RUPSLB Wika Beton (WTON) Setujui Dua Agenda Strategis, Ini Keputusannya

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 pada Jumat (10/7/2026) yang menyetujui dua agenda strategis, yakni perubahan rumusan Penghasilan Dasar Pensiun

Free Float GPSO 56,61%, Grup Tjokro Kuasai 37,63% Saham, Ini Sosok UBO

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melaporkan free float perseroan turun menjadi 56,61% pada akhir Juni 2026 dari 57,29% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru