Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Kamis (7/5/2026). IHSG melonjak 81,85 poin atau 1,15% ke level 7.174,32.
Penguatan IHSG ditopang mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Sebanyak delapan indeks sektoral menguat dan menjadi motor kenaikan pasar, sementara tiga sektor lainnya masih berada di zona merah.
Sektor kesehatan memimpin penguatan dengan kenaikan 2,01%, disusul sektor keuangan yang naik 1,98% dan sektor properti yang menguat 1,33%.
Di sisi lain, tekanan terjadi pada sektor barang baku yang turun 1,62%, sektor transportasi melemah 1,36%, serta sektor energi yang terkoreksi 1,24%.
Aktivitas perdagangan berlangsung ramai dengan total volume mencapai 41,94 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp22,63 triliun. Sebanyak 361 saham menguat, 295 saham melemah, dan 160 saham stagnan.
Dari jajaran saham penggerak, DCII melonjak Rp4.250 ke level Rp207.450 per saham. MORA naik Rp1.025 menjadi Rp6.250 per saham dan ADES menguat Rp950 ke level Rp22.350 per saham.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami tekanan antara lain MLPT yang turun Rp1.075 ke Rp23.425, ITMG melemah Rp675 ke Rp25.500, serta TPIA yang anjlok Rp650 ke level Rp5.725 per saham.
Untuk saham teraktif, ESIP diperdagangkan sebanyak 95.686 kali senilai Rp317 miliar. Disusul MDIA dengan 92.103 kali transaksi senilai Rp348 miliar dan BRPT sebanyak 89.416 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp1,4 triliun.
Di jajaran top gainers, saham DPUM melesat 35% ke level 162. ESIP menguat 34,14% ke level 220, NATO naik 25% ke level 775, DEPO melonjak 25% ke level 320, dan ALKA menguat 24,78% ke level 730.
Sebaliknya, saham-saham top losers dipimpin RICY yang terkoreksi 11,90% ke level 111. ABDA melemah 11,76% ke Rp4.200, HALO turun 10,98% ke level 81, ARGO terkoreksi 10,36% ke level 995, serta TPIA yang anjlok 10,19% ke level Rp5.725.
Pada indeks LQ45, penguatan terbesar dicatatkan ICBP yang naik 5,51%, diikuti MAPI menguat 4,86% dan BBTN yang naik 4,80%.
Sementara saham-saham yang menjadi pemberat di LQ45 antara lain ESSA yang turun 8,84%, MEDC melemah 7,85%, dan AMMN yang terkoreksi 7,20%.


