back to top

IHSG Ditutup Menghijau! CUAN Terbang Hampir 17%

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan Rabu (1/7/2026). IHSG menguat 51,92 poin atau 0,92% ke level 5.695,11 setelah didorong aksi beli pada sejumlah saham berbasis komoditas dan infrastruktur.

Penguatan IHSG ditopang mayoritas indeks sektoral. Tujuh sektor berhasil berakhir di zona hijau, sementara empat sektor lainnya masih ditutup melemah.

Sektor energi menjadi motor utama penguatan dengan kenaikan 2,61%, disusul sektor barang baku yang naik 2,60% serta sektor infrastruktur yang menguat 1,38%.

Di sisi lain, sektor transportasi mencatat pelemahan terdalam sebesar 0,91%, diikuti sektor keuangan yang turun 0,38% dan sektor barang konsumen non-siklikal yang melemah 0,38%.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan total volume mencapai 18,33 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp10,16 triliun. Sebanyak 378 saham menguat, 248 saham melemah, dan 157 saham bergerak stagnan.

Pada kelompok saham dengan kenaikan harga terbesar, ADES melonjak Rp1.425 menjadi Rp33.850 per saham, RATU naik Rp930 menjadi Rp5.550 per saham, dan ARTA menguat Rp380 menjadi Rp2.930 per saham.

Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan harga terbesar di antaranya UNTR yang turun Rp975 menjadi Rp22.025 per saham, TCPI melemah Rp500 menjadi Rp6.550 per saham, dan RDTX turun Rp400 menjadi Rp14.000 per saham.

Untuk saham teraktif, BBRI memimpin dengan frekuensi transaksi sebanyak 73.583 kali senilai Rp815 miliar. Disusul TPIA sebanyak 69.094 kali senilai Rp829 miliar dan BRPT sebanyak 57.114 kali dengan nilai transaksi Rp537 miliar.

Pada indeks LQ45, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi top gainer setelah melesat 16,98%. Disusul PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang naik 10,39% dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang menguat 7,39%.

Sementara itu, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menjadi top loser LQ45 setelah turun 6,76%. Diikuti PT United Tractors Tbk (UNTR) yang melemah 4,24% dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang terkoreksi 2,78%.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (UNSP) Sahkan Kinerja 2025, Tak Bahas Dividen

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 30 Juni 2026. Rapat yang dihadiri pemegang saham mewakili 1,36 miliar saham atau 54,55% dari seluruh saham dengan hak suara sah itu menyetujui seluruh agenda yang diajukan Perseroan

Grup Salim (IMAS) Bagi Dividen Rp4 per Saham, Cum Date 7 Juli

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) emiten grup Salim resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp4 per saham atau dengan total nilai Rp15.977.164.156 dari laba bersih tahun buku 2025.

FORU Tak Sisihkan Dividen dan Dana Cadangan

PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham

Populer 7 Hari

Berita Terbaru