back to top

IHSG Jebol 8%, BEI Tekan Tombol Trading Halt

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan bursa pada Rabu, 28 Januari 2026, menyusul tekanan jual hebat yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 8%.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, trading halt diberlakukan pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Perdagangan kembali dibuka pada pukul 14:13:13 waktu JATS tanpa adanya perubahan jadwal perdagangan.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya BEI untuk menjaga agar perdagangan saham tetap berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien, di tengah volatilitas pasar yang meningkat tajam.

BEI menjelaskan, kebijakan trading halt dilakukan sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, serta mengacu pada Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Artikel Terkait

Suspensi Dicabut! Saham NINE Langsung Terbang 8,3 Persen

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Techno9 Indonesia Tbk. (NINE). Dengan keputusan tersebut, saham NINE

CDIA Suntik USD90 Juta ke Perusahaan Pelayaran Milik Prajogo Pangestu

PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) melalui anak usahanya, PT Chandra Shipping International (CSI), akan menggelontorkan investasi senilai USD90 juta untuk mengambil 40% kepemilikan saham PT Armada Maritim Persada

TPIA Beri Opsi Konversi Saham pada Pinjaman ke Afiliasi

PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) mengumumkan transaksi afiliasi yang dilakukan oleh anak usahanya, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA), berupa peningkatan fasilitas pinjaman kepada dua perusahaan afiliasi di Singapura dengan total plafon mencapai USD152,25 juta.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru