back to top

IHSG Jebol 8%, BEI Tekan Tombol Trading Halt

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan bursa pada Rabu, 28 Januari 2026, menyusul tekanan jual hebat yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 8%.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, trading halt diberlakukan pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Perdagangan kembali dibuka pada pukul 14:13:13 waktu JATS tanpa adanya perubahan jadwal perdagangan.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya BEI untuk menjaga agar perdagangan saham tetap berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien, di tengah volatilitas pasar yang meningkat tajam.

BEI menjelaskan, kebijakan trading halt dilakukan sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, serta mengacu pada Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Artikel Terkait

16 Emiten Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Ada Yield Tembus 12,5%

Sebanyak 16 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen sepanjang 8 hingga 12 Juni 2026. Momentum ini menjadi kesempatan bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif

Emiten Prajogo (BREN) Perkuat Operasi Panas Bumi Lewat Transaksi Afiliasi Baru

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) emiten milik Prajogo Pangestu mengumumkan transaksi afiliasi melalui sejumlah perusahaan anak usahanya dengan nilai kontrak mencapai Rp17,23

Grup Emtek (SAME) Private Placement Rp32,95M, Saham Bakal Terdilusi 8,7%

PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), pengelola jaringan EMC Healthcare yang berada di bawah Grup EMTEK, berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,65 miliar saham baru melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru