back to top

IHSG Terbang di Sesi I, Seluruh Sektor Kompak Menghijau

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 158,05 poin atau 2,69% ke level 6.041,93 pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (25/6/2026). Reli IHSG kali ini ditopang oleh penguatan seluruh indeks sektor.

Sektor infrastruktur menjadi motor utama penguatan dengan kenaikan 4,16%, disusul sektor transportasi yang naik 3,50%, sektor kesehatan 3,40%, sektor perindustrian 3,00%, sektor barang baku 2,98%, sektor energi 2,55%, sektor barang konsumen siklikal 2,56%, sektor barang konsumen non-siklikal 2,49%, sektor properti 2,24%, sektor keuangan 1,70%, dan sektor teknologi 1,26%.

Aktivitas perdagangan juga berlangsung semarak. Total volume transaksi mencapai 13,71 miliar saham dengan nilai transaksi Rp7,96 triliun. Sebanyak 535 saham menguat, 139 saham melemah, dan 134 saham ditutup stagnan.

Pada jajaran top gainers, saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) melonjak Rp800 menjadi Rp7.550 per saham. PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik Rp775 menjadi Rp9.775 per saham, sementara PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp725 menjadi Rp16.975 per saham.

Di sisi lain, saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) terkoreksi Rp775 menjadi Rp21.100 per saham. PT Akasha Wira International Tbk (ADES) turun Rp525 menjadi Rp33.500 per saham, sedangkan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) melemah Rp450 menjadi Rp4.050 per saham.

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan frekuensi 58.401 kali dan nilai transaksi Rp729 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan 37.353 kali transaksi senilai Rp320 miliar serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebanyak 30.899 kali dengan nilai transaksi Rp601 miliar.

Di kelompok saham LQ45, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) memimpin daftar top gainers setelah melesat 7,69%. Disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang naik 6,93% dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang menguat 6,01%.

Sementara itu, saham LQ45 yang masih berada di zona merah dipimpin PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang turun 2,31%, diikuti PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang melemah 0,69% dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang terkoreksi 0,41%.

Artikel Terkait

Gudang Garam (GGRM) Guyur Dividen Rp1,54T, Ini Jadwal Cum Date

PT Gudang Garam Tbk (GGRM) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,54 triliun atau Rp800 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 23 Juni 2026.

HELI Tahan Laba Rp26,5M, RUPS Rombak Jajaran Direksi

PT Jaya Trishindo Tbk. (HELI) memutuskan tidak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp26,53 miliar. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 24 Juni 2026.

RDTX Tebar Dividen Rp588 per Saham, Ini Jadwalnya

PT Roda Vivatex Tbk. (RDTX) memutuskan membagikan dividen tunai total sebesar Rp158,05 miliar atau Rp588 per saham dari laba bersih tahun buku 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru