Emitentrust.com- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkapar di zona merah pada sesi I perdagangan Kamis (26/2/2026). Hingga siang ini, IHSG melemah 67,04 poin atau 0,81% ke level 8.255,18, tertekan aksi jual yang merata di seluruh sektor.
Tekanan terjadi setelah semua indeks sektoral kompak memerah dan menyeret pergerakan indeks ke bawah.
Penurunan terdalam terjadi pada sektor transportasi yang merosot 2,60%. Disusul sektor barang konsumen non-primer turun 1,99%, barang baku 1,77%, infrastruktur 1,68%, kesehatan 1,45%, dan energi 1,22%.
Data perdagangan menunjukkan tekanan jual cukup dominan. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 450 saham melemah, 202 saham menguat dan 163 saham stagnan.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya TKIM sebesar Rp1.750 menjadi Rp10.900 per lembar dan FISH sebesar Rp400 menjadi Rp2.000 lembar serta SGRO sebesar Rp250 menjadi Rp6.000 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya LIFE sebesar Rp850 menjadi Rp7.550 per lembar dan UNTR sebesar Rp675 menjadi Rp30.825serta BLUE sebesar Rp530 menjadi Rp4.770 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BIPI sebanyak 148.863 kali senilai Rp1,12 triliun kemudian KAQI sebanyak 72.468 kali senilai Rp179 miliar dan BULL sebanyak 64.310 kali senilai Rp602 miliar.
Top losers di LQ45, Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) 7,19% ke Rp 1.420 per saham, Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 6,28% ke Rp 3.580 per saham dan XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) 4,76% ke Rp 3.200 per saham
Sedangkan Top gainers di LQ45, Barito Renewables Energy Tbk (BREN) 2,25% ke Rp 7.950 per saham, Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) 1,67% ke Rp 12.200 per saham dan Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) 1,14% ke Rp 6.650 per saham.


