back to top

Resmi, BTN Rampungkan Pengambilalihan Portofolio Kredit SMBC Indonesia

Emitentrust.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi mengambil alih portofolio kredit dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk. Kesepakatan tersebut efektif berlaku mulai 29 Juni 2026 dan ditandai dengan penandatanganan perjanjian oleh Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dan President Director SMBC Indonesia Henoch Munandar di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Dalam penandatanganan tersebut turut hadir Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar serta Deputy President Director SMBC Indonesia Michellina Laksmi Triwardhany. Kedua bank memastikan proses akuisisi portofolio kredit dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas layanan kepada nasabah serta memenuhi seluruh persyaratan yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan pada 23 April 2026.

Manajemen BTN menjelaskan, aksi korporasi tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk memperluas peran sebagai bank yang mendampingi masyarakat di setiap fase kehidupan. BTN tidak hanya berfokus membantu masyarakat memiliki rumah pertama, tetapi juga memperkuat layanan keuangan bagi nasabah hingga memasuki masa pensiun.

Melalui pengambilalihan portofolio kredit ini, BTN berharap dapat memperluas basis nasabah sekaligus memperkokoh bisnis consumer banking dengan menghadirkan layanan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Artikel Terkait

DEWA Putuskan Tebar Dividen Perdana Rp58,6M, Cair Juli 2026

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) memutuskan membagikan dividen tunai perdana sebesar Rp58,6 miliar atau Rp1,5 per saham dalam Rapat Umum

KDTN Ungkap Lepas Pengelolaan 4 Swiss-Belexpress Hotel, Ini Alasannya

PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) mengalihkan perjanjian pengelolaan dan pengoperasian empat unit Swiss-Belexpress Hotel di sejumlah rest area jalan tol kepada PT Hikmah Bersama Sentosa. Pengalihan tersebut efektif berlaku sejak 26 Juni 2026

IHSG Ditutup Ambles 1,28%, Hanya Sektor Properti Bertahan Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren pelemahan pada awal pekan setelah sebelumnya ditutup di zona merah pada akhir pekan lalu. Pada penutupan perdagangan Senin (29/6/2026), IHSG ambruk 75,34 poin atau 1,28% ke level 5.820,79.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru