back to top

Ini Penilaian Pefindo Soal Peringkat Obligasi Bank Panin (PNBN)

Emitentrust.com – PEFINDO menegaskan peringkat idAA dengan prospek stabil untuk PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin Bank) dan Obligasi Berkelanjutan IV, serta peringkat idA+ untuk Obligasi Subordinasi IV yang masih beredar.

Peringkat Obligasi Subordinasi berada dua tingkat di bawah peringkat perusahaan karena mempertimbangkan adanya klausul non-viability sesuai ketentuan yang berlaku.

Peringkat tersebut mencerminkan profil permodalan Panin Bank yang sangat kuat, posisi bisnis yang sangat kuat, serta peran strategis Bank bagi Australia and New Zealand Banking Group Ltd. (ANZ) sebagai salah satu pemegang saham pengendali. Peringkat tersebut dibatasi oleh profil kualitas aset Bank yang di bawah rata-rata.

Peringkat dapat dinaikkan jika Panin Bank secara signifikan memperkuat posisi bisnisnya, dikombinasikan dengan peningkatan yang berkelanjutan pada indikator- indikator keuangan, terutama terkait kualitas aset dan profitabilitas. Sebaliknya, peringkat dapat mengalami tekanan jika posisi bisnis Bank terus melemah secara signifikan, sebagaimana tercermin dari tren penurunan pangsa pasarnya secara berkelanjutan.

Peringkat juga dapat tertekan jika ANZ mengurangi kepemilikan di Panin Bank secara signifikan, dan pemegang saham baru dianggap tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk memberikan dukungan yang luar biasa kepada Bank.

Panin Bank menyediakan layanan perbankan korporasi, komersial, dan ritel melalui kantor-kantornya di seluruh Indonesia. Per 31 Desember 2025, pemegang saham Panin Bank terdiri dari PT Panin Financial Tbk (46,04%), Votraint No. 1103 PTY Ltd (38,82%, pada akhirnya dimiliki oleh ANZ), saham treasuri (0,02%), dan publik (15,11%).

Artikel Terkait

WGSA Umumkan Cuan Baru dari Bisnis Plastik Daur Ulang

Emiten perusahaan investasi holding dan teknologi informasi, PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH), secara resmi mengumumkan ekspansi strategisnya ke sektor ekonomi sirkular melalui perdagangan plastik daur ulang.

Lama Dibekukan, Saham WMPP Akhirnya Dilepas

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut suspensi efek WMPP pada Rabu, 4 Maret 2026. Saham WMPP kembali diperdagangkan di Seluruh Pasar Periodic Call Auction (FCA) pada Sesi 4.

Anak Bos Emtek Grup Tampung 241 Juta Saham SCMA di Pasar

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) menyampaikan bahwa RD Adi Wardhana Sariaatmadja selaku komisaris, telah menambah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut secara signifikan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru