back to top

RMKE Ungkap Realisasi Buyback Saham dalam Sebulan

Emitentrust.com- PT RMK Energy Tbk (RMKE) melaporkan realisasi pembelian kembali (buyback) saham hingga tanggal 25 Februari 2026.

Muhtar Corporate Secretarya RMKE dalam keterangan tertulisnya Rabu (25/2) menuturkan bahwa RMKE merealisasikan buyback sebanyak 2.300.000 saham senilai Rp9,96 miliar per 25 Februari 2026 sebelumnya, pada 13 Februari 2026, RMKE telah merealisasikan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak 2.377.600 saham senilai Rp9,89 miliar.

Dengan demikian, RMKE tercatat sudah melakukan buyback sebanyak 4.677.600 saham, senilai total Rp19,86 miliar dana buyback tersisa sebesar Rp180,14 miliar.

Sebagai informasi,PT RMK Energy Tbk (RMKE) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp200 miliar, menyusul kondisi pasar modal yang berfluktuasi signifikan.

Rencana buyback tersebut disampaikan Perseroan melalui keterbukaan informasi yang diterbitkan di Jakarta pada 30 Januari 2026, dan mengacu pada POJK No. 13 Tahun 2023 serta POJK No. 29 Tahun 2023, sehingga tidak memerlukan persetujuan RUPS.

Buyback saham akan dilaksanakan mulai 2 Februari hingga 1 Mei 2026, baik secara bertahap maupun sekaligus, melalui Bursa Efek Indonesia. Jumlah saham yang dibeli kembali tidak melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Artikel Terkait

Direktur Emiten Hapsoro (BUVA) Belanja Saham di Harga Rp700

Direktur PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), Satrio, menambah kepemilikan sahamnya di perseroan melalui transaksi pembelian saham yang dilakukan pada 25 Mei 2026.

Centratama Telekomunikasi (CENT) Setuju 100% Tak Ada Dividen

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui secara bulat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Grup Bakrie (BUMI) Suntik Dana Rp1,5T ke Arutmin

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) resmi menyalurkan fasilitas pinjaman senilai Rp1,506 triliun kepada anak usahanya, PT Arutmin Indonesia, dalam transaksi afiliasi yang efektif berlaku sejak 26 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru