back to top

IPCM Beber Kinerja Kuartal I di Tengah Gejolak Harga BBM Global

Emitentrust.com – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mencatatkan kinerja positif pada kuartal I-2026 dengan membukukan pertumbuhan pendapatan, EBITDA, dan laba bersih di tengah tantangan ekonomi global serta fluktuasi harga energi.

Dalam paparan Public Expose Live 2026, manajemen IPCM mengungkapkan bahwa EBITDA perseroan meningkat 1,12% secara tahunan (year-on-year/YoY). Sementara itu, laba bersih berhasil tumbuh lebih tinggi, yakni sebesar 3,03% YoY.

Kinerja positif tersebut ditopang oleh meningkatnya aktivitas logistik dan transportasi nasional yang dikelola oleh Pelindo Group. Sepanjang kuartal pertama tahun ini, arus peti kemas tercatat naik 2% YoY menjadi 4,76 juta TEUs.

Tidak hanya itu, arus penumpang juga menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 13% YoY menjadi 5,6 juta orang, yang turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan aktivitas layanan maritim dan kepelabuhanan.

Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, mengatakan perseroan mampu menjaga kinerja meski menghadapi tantangan dari volatilitas harga bahan bakar global dan pergerakan nilai tukar rupiah.

“IPCM tetap berkomitmen menjaga kinerja dan memperkuat fundamental perusahaan melalui pengelolaan biaya yang efektif demi memberikan nilai tambah bagi pemegang saham,” ujar Shanti dalam Public Expose Live 2026.

Menurut manajemen, strategi efisiensi operasional dan pengendalian biaya menjadi faktor penting yang menopang profitabilitas perseroan di tengah kondisi pasar yang masih dinamis.

Ke depan, IPCM optimistis prospek bisnis jasa pemanduan dan penundaan kapal masih cukup menjanjikan seiring pertumbuhan aktivitas logistik nasional, peningkatan arus barang, serta penguatan konektivitas pelabuhan yang terus dikembangkan oleh Pelindo Group.

Artikel Terkait

TBIG Putuskan Dividen Rp1,06T! 75% Laba 2025, Ini Jadwalnya

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp1,0599 triliun atau sekitar 74% dari laba bersih Perseroan sepanjang tahun 2025.

Dua Direktur SCCO Kompak Resign, Ada Apa?

PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) mengumumkan pengunduran diri dua anggota Direksinya, yakni Sani Iskandar Darmawan dan Teddy Rustiadi.

DGIK Nihil Dividen, Laba Rp54,2M Disimpan Buat Modal Kerja

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) memutuskan tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru