back to top

IPCM Catat Pendapatan Tergerus 2,3%, Meski Laba Naik Tipis Kuartal I

Emitentrust.com – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) hingga kuartal I-2026, mencatatkan kenaikan laba bersih namun pendapatan mengalami penurunan.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026 yang dirilis pada Senin (27/4) disebutkan laba bersih IPCM naik tipis 3,02% secara tahunan (YoY) menjadi Rp45,57 miliar, dibandingkan Rp44,24 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, pendapatan bersih tercatat sebesar Rp347,22 miliar atau turun 2,30% YoY dari Rp355,41 miliar pada kuartal I-2025.

Meski pendapatan mengalami tekanan, perseroan mampu menjaga profitabilitas. Hal ini tercermin dari laba usaha yang meningkat menjadi Rp54,99 miliar dari Rp52,86 miliar pada periode sebelumnya.

Kinerja ini ditopang oleh efisiensi biaya operasional, di mana beban umum dan administrasi relatif stabil di kisaran Rp39,45 miliar. Selain itu, beban operasi lainnya juga berhasil ditekan dibandingkan tahun lalu.

Dari sisi margin, laba bruto tercatat sebesar Rp95,10 miliar, relatif stabil dibandingkan Rp95,68 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perseroan juga mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp59,01 miliar, naik dari Rp56,54 miliar. Namun, beban pajak yang meningkat menjadi Rp13,44 miliar membuat pertumbuhan laba bersih lebih terbatas.

Di sisi neraca, total aset IPCM meningkat menjadi Rp1,79 triliun per Maret 2026, dari Rp1,71 triliun pada akhir 2025. Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan kas dan setara kas yang mencapai Rp610,71 miliar.

Sementara itu, total ekuitas naik menjadi Rp1,41 triliun dari Rp1,36 triliun, seiring akumulasi laba berjalan. Adapun liabilitas tercatat sebesar Rp384,48 miliar.

Dari sisi arus kas, kas bersih dari aktivitas operasi mencapai Rp102,09 miliar, meningkat signifikan dibandingkan Rp74,91 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan kemampuan perseroan dalam menghasilkan kas dari kegiatan operasional.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Bergairah! KLBF dan TLKM Pimpin LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/7/2026), di zona hijau. IHSG menguat 67,32 poin atau 1,10% ke level 6.175,53, didorong penguatan mayoritas sektor serta aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

MSCI Ubah Aturan Saham Extreme Price Increase, Berlaku Mulai Review Agustus 2026

Penyedia indeks global MSCI Inc. mengumumkan perubahan metodologi penyaringan saham yang mengalami Extreme Price Increase (EPI).

KREN Kantongi Restu Buyback Saham Rp50M

PT Quantum Clovera Investama Tbk. (KREN) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp50 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru