Emitenrust.com – PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) atau SPINDO mengungkapkan komposisi terbaru kepemilikan saham Perseroan per April 2026. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, saham free float ISSP tercatat sebesar 33,65% atau setara 2,41 miliar saham dari total saham tercatat sebanyak 7,18 miliar lembar.
Porsi saham publik tersebut menunjukkan sekitar sepertiga saham ISSP saat ini berada di tangan investor non-pengendali. Perseroan menegaskan perhitungan free float telah dilakukan sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk mengeluarkan saham milik pengendali, afiliasi, direksi, komisaris, serta saham treasuri.
Dalam struktur pemegang saham, PT Cakra Bhakti Para Putra masih menjadi pengendali utama dengan kepemilikan sebanyak 4,14 miliar saham atau setara 57,69% saham ISSP.
Sementara itu, DBS Bank Ltd S/A tercatat sebagai pemegang saham di atas 5% dengan kepemilikan sebanyak 487,74 juta saham atau 6,79%.
Perseroan juga mengungkap daftar pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) yang terdiri dari kelompok individu pengendali melalui PT Cakra Bhakti Para Putra.
Nama Ibnu Susanto menjadi pemilik manfaat terbesar dengan kepemilikan efektif 42,51%. Disusul Soediarto Soerjoprahono sebesar 15%, Teddy Wibowo Utomo 7,04%, serta Gong Handiman Utomo dan Hardiman Utomo masing-masing sebesar 5,54%.
Selain itu terdapat sejumlah nama lain dalam kelompok pengendali seperti Tedja Sukmana Hudianto, Harmanu Hudianto, Gunawan Hudianto yang masing-masing memiliki kepemilikan efektif 4,91%.
Perseroan juga mencatat beberapa anggota keluarga lainnya sebagai beneficial owner dengan kepemilikan efektif berkisar 0,5% hingga 1,36%.
Dari sisi klasifikasi investor, kepemilikan saham ISSP masih didominasi investor individu sebanyak 1,73 miliar saham. Sementara investor korporasi tercatat menggenggam 269,12 juta saham.
Jumlah investor ISSP berdasarkan Single Investor Identification (SID) tercatat mengalami penurunan menjadi 5.465 SID dari sebelumnya 5.547 SID atau berkurang 82 investor sepanjang April 2026.
Selain itu, ISSP juga masih menyimpan saham treasuri sebanyak 134,51 juta saham atau setara 1,87% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.
Manajemen ISSP menegaskan seluruh informasi dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek tersebut telah disampaikan secara lengkap, benar, dan tidak mengandung informasi material yang menyesatkan.


