back to top

Kata Pefindo soal Peringkat PSAB Usai Lepas Tambang

Emitentrust.com – PEFINDO menegaskan peringkat idBBB+ dengan prospek stabil untuk PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

PEFINDO memandang bahwa divestasi aset Doup sebesar USD540 juta melalui PT Arafura Surya Alam (ASA) kepada PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) memberikan tambahan likuiditas yang signifikan bagi PSAB.

Namun, kami akan melakukan asesmen lebih lanjut terkait dampak divestasi terhadap profil keuangan Perusahaan secara keseluruhan sesudah tersedianya informasi yang lebih komprehensif, mengingat rincian rencana penggunaan dana masih dalam tahap finalisasi dan akan disampaikan kemudian.

Peringkat perusahaan mencerminkan rekam jejak produksi yang telah teruji di tambang Bakan, profil keuangan yang moderat, serta permintaan emas yang stabil.

Namun demikian, peringkat dibatasi oleh skala operasi yang masih moderat dan eksposur terhadap fluktuasi harga emas.

Peringkat dapat dinaikkan apabila PSAB mampu menjaga stabilitas operasi dan tingkat produksi dari aset tambang emas yang tersisa secara berkelanjutan sehingga memperkuat profil keuangan Perusahaan.

Kami juga dapat menaikkan peringkat jika Perusahaan berhasil melaksanakan rencana deleveraging dan memanfaatkan hasil divestasi Doup untuk mendanai belanja modal, sehingga mengurangi ketergantungan pada pembiayaan eksternal dan memperkuat profil keuangan Perusahaan.

Sebaliknya, peringkat dapat berada dalam tekanan apabila terjadi penurunan material pada produksi dari aset tambang emas yang ada, atau apabila terdapat divestasi lanjutan atas aset tambang yang tersisa, yaitu Bakan dan Penjom, yang dapat melemahkan basis pendapatan dan skala operasional.

Kondisi tersebut berpotensi menurunkan profil keuangan Perusahaan melalui pelemahan arus kas, penurunan efisiensi operasional, serta melemahnya rasio perlindungan kredit.

Selain itu, penurunan signifikan harga emas atau realisasi belanja modal maupun investasi yang secara material lebih tinggi dari proyeksi tanpa diimbangi pertumbuhan pendapatan dapat memicu penurunan peringkat karena berpotensi berdampak negatif terhadap kinerja keuangan Perusahaan.

PSAB didirikan pada tahun 2002 dan bergerak di bidang eksplorasi, penambangan, dan pengolahan emas.

Perusahaan memiliki portofolio aset yang tersebar di Indonesia (Seruyung di Kalimantan Utara dan Bakan di Sulawesi Utara) serta Malaysia (Penjom). Per 30 September 2025, komposisi kepemilikan saham terdiri dari Jimmy Budiarto (92,50%) dan masyarakat (7,50%).

Artikel Terkait

Gugatan CMNP Dikabulkan, Hary Tanoe Wajib Bayar Ratusan Miliar Rupiah

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat resmi mengabulkan gugatan perdata yang dilayangkan oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk atau CMNP. Gugatan ganti rugi tersebut ditujukan kepada Executive Chairman

IHSG Ditutup Turun 0,24%, Saham Energi & Bahan Baku Jadi Beban

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus menutup perdagangan dengan pelemahan tipis pada Rabu (22/4/2026). IHSG turun 17,76 poin atau 0,24% ke level 7.541,61,

Grup Lippo Matahari (LPPF) Ganti Logo & Nama Jadi MDS Retailing

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) resmi melakukan transformasi identitas korporasi. Emiten ritel tersebut kini berganti nama menjadi PT MDS Retailing Tbk,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru