Emitentrust.com – PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatatkan laba bersih sebesar Rp193,29 miliar pada kuartal I-2026, turun sekitar 11,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp217,88 miliar. Penurunan ini sejalan dengan melemahnya pendapatan perseroan yang turun 14% secara tahunan menjadi Rp985,16 miliar dari sebelumnya Rp1,14 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, penurunan pendapatan terutama berasal dari penjualan barang beli putus yang turun menjadi Rp699,67 miliar dari Rp831,07 miliar. Sementara itu, komisi penjualan konsinyasi juga ikut terkoreksi menjadi Rp285,49 miliar dari Rp314,53 miliar.
Meski demikian, perseroan masih mampu menjaga margin dengan laba bruto sebesar Rp521,60 miliar, meskipun lebih rendah dibandingkan Rp570,81 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Laba usaha tercatat sebesar Rp217,10 miliar, turun dari Rp240,89 miliar.
Dari sisi neraca, total aset RALS meningkat menjadi Rp5,53 triliun per akhir Maret 2026, dibandingkan Rp4,77 triliun pada akhir 2025. Kenaikan ini didorong oleh lonjakan kas dan setara kas yang mencapai Rp2,19 triliun, naik signifikan dari Rp1,46 triliun.
Sementara itu, total liabilitas naik menjadi Rp1,77 triliun dari Rp1,27 triliun, sedangkan ekuitas tumbuh menjadi Rp3,77 triliun dari Rp3,49 triliun.
Pada sisi arus kas, kas bersih dari aktivitas operasi tercatat Rp960,55 miliar, meningkat dibandingkan Rp885,15 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan kemampuan perseroan menjaga arus kas operasional di tengah tekanan kinerja.


