back to top

Laba Emiten Hary Tanoe (BCAP) Melejit 130 Persen di 2025

Emitentrust.com – PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) Emiten jasa keuangan milik Hary Tanoesoedibjo sepanjang 2025 membukukan laba bersih sebesar Rp277,9 miliar atau melesat 130,1% secara tahunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam siaran pers yang dirilis 26 Maret 2026, manajemen menyampaikan lonjakan laba ditopang oleh pertumbuhan kinerja di berbagai lini bisnis anak usaha.

Pendapatan konsolidasian BCAP tercatat mencapai Rp3,8 triliun pada 2025, meningkat 16,2% dibandingkan Rp3,2 triliun pada 2024. Kontributor terbesar berasal dari bunga dan dividen sebesar Rp2,1 triliun atau sekitar 56,1% dari total pendapatan.

Selain itu, pendapatan jasa asuransi turut tumbuh 15% menjadi Rp806,3 miliar. Segmen digital juga menunjukkan akselerasi dengan kenaikan 28,8% menjadi Rp393,5 miliar, sementara pendapatan dari pasar modal melonjak signifikan 69,1% menjadi Rp355,8 miliar.

Dari sisi fundamental, total aset BCAP tercatat mencapai Rp29,0 triliun per akhir 2025. Adapun liabilitas berada di level Rp23,6 triliun dan ekuitas sebesar Rp5,4 triliun.

Perseroan juga memperkuat posisi di pasar global dengan masuk ke dalam FTSE Global Equity Index Series kategori Micro-Cap pada September 2025. Selain itu, BCAP menjalin kolaborasi strategis dengan kementerian usaha mikro, kecil, dan menengah guna memperluas akses layanan keuangan di ekosistem MNC Group.

Artikel Terkait

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

IHSG Tutup Akhir Pekan Hijau, PGEO & ADRO Terbang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan di zona hijau pada Jumat (7/10/2026). IHSG naik 11,91 poin atau 0,20% ke level 5.924,36, didorong penguatan

TBS Energi (TOBA) Beber Struktur Saham, Warga Singapura Pemilik Manfaat Akhir

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan porsi saham free float perseroan tetap berada di level 29,04% hingga akhir Juni 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float

Populer 7 Hari

Berita Terbaru