back to top

Laba Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Terbang 281% di 2025

Emitentrust.com- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) sepanjang 2025 membukukan laba bersih sebesar USD127,79 juta atau melonjak 281,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya USD33,48 juta.

Dalam laporan keuangan yang diterbitkan Rabu (25/3) disebutkan lonjakan laba ini ditopang oleh peningkatan pendapatan serta kontribusi signifikan dari keuntungan lain-lain dan investasi keuangan, yang mendorong laba sebelum pajak ikut meroket menjadi USD132,06 juta.

Pendapatan CDIA tercatat tumbuh solid menjadi US$148,03 juta dari sebelumnya US$102,25 juta. Seiring itu, laba kotor juga melonjak drastis menjadi US$35,39 juta dari hanya US$10,47 juta pada 2024.

Tak hanya dari operasional, kinerja perusahaan juga terdorong oleh, Pendapatan dari aset keuangan sebesar US$22,26 juta, Bagian laba entitas asosiasi US$12,39 juta dan Keuntungan lain-lain yang melonjak tajam ke US$76,33 juta

Dari sisi neraca, total aset perusahaan juga melonjak signifikan menjadi US$1,74 miliar, naik jauh dari US$1,08 miliar pada 2024. Peningkatan ini terutama didorong oleh lonjakan kas dan investasi pada aset keuangan.

Kas dan setara kas tercatat naik drastis menjadi US$470,15 juta, dari sebelumnya US$180,24 juta. Sementara itu, ekuitas perusahaan juga menguat ke level US$1,14 miliar.

Namun demikian, liabilitas ikut meningkat menjadi US$607,89 juta, seiring ekspansi agresif yang dilakukan perseroan, termasuk peningkatan utang bank jangka panjang.

Dari sisi arus kas, aktivitas operasi menunjukkan perbaikan signifikan dengan kas bersih sebesar US$24,3 juta, jauh meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya US$1,03 juta.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Melemah, Mayoritas Sektor Tumbang!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 18,39 poin atau 0,26% ke 6.971,02 pada akhir perdagangan Selasa (7/4/2026).

Saham AVIA Diborong Wira Laju Rejeki Hingga Rp10,2M

Aksi akumulasi saham terjadi di emiten cat Avia Avian Tbk (AVIA). Pemegang saham Wira Laju Rejeki dilaporkan menambah kepemilikan melalui pembelian saham pada 2 April 2026.

Rajawali Kapital Borong Saham ARCI Rp1,95T Saat Harga Turun

ARCI, Archi Indonesia Tbk (ARCI), Rajawali Kapital Emas, kepemilikan saham, afiliasi, tambang emas, Tajawali grup

Populer 7 Hari

Berita Terbaru