Emitentrust.com – PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) mencatat lonjakan kinerja pada kuartal I-2026. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp9,55 miliar, naik sekitar 80,9% dibandingkan Rp5,28 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, pertumbuhan laba ini sejalan dengan peningkatan pendapatan neto yang mencapai Rp1,18 triliun hingga 31 Maret 2026, atau naik sekitar 22,5% dari Rp963,03 miliar pada kuartal I-2025.
Dari sisi profitabilitas, laba bruto tercatat sebesar Rp73,06 miliar, meningkat 28,5% dibandingkan Rp56,87 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara itu, laba sebelum pajak melonjak signifikan sebesar 81,2% menjadi Rp13,86 miliar dari sebelumnya Rp7,65 miliar.
Di sisi neraca, total aset PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk meningkat menjadi Rp611,26 miliar per 31 Maret 2026, atau tumbuh sekitar 11,1% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp550,25 miliar.
Namun demikian, liabilitas perseroan juga mengalami kenaikan cukup tinggi, yakni sekitar 50,5% menjadi Rp146,12 miliar dari Rp97,07 miliar pada 31 Desember 2025.


