Emitentrust.com – PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) emiten sawit milik TP Rachmat mencatatkan laba bersih sebesar Rp421,35 miliar pada kuartal I/2026, tumbuh 14,82% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp366,96 miliar.
Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan meningkat 7,75% menjadi Rp2,89 triliun hingga 31 Maret 2026, dari sebelumnya Rp2,68 triliun pada kuartal I/2025.
Kenaikan kinerja ini turut ditopang oleh laba bruto yang naik menjadi Rp809,51 miliar dari Rp793,96 miliar. Namun demikian, laba operasi relatif stabil di Rp616,41 miliar, sedikit menurun tipis dibandingkan Rp616,67 miliar pada periode sebelumnya.
Dari sisi bottom line, laba sebelum pajak meningkat 14,84% menjadi Rp571,87 miliar, dibandingkan Rp497,98 miliar tahun lalu. Sementara itu, beban pajak tercatat naik menjadi Rp150,52 miliar dari Rp131,03 miliar.
Kontribusi positif juga datang dari bagian laba entitas asosiasi yang meningkat menjadi Rp49,59 miliar dari Rp32,22 miliar.
Di sisi neraca, total aset DSNG meningkat tipis 0,80% menjadi Rp17,76 triliun per akhir Maret 2026, dibandingkan Rp17,62 triliun pada akhir 2025. Sementara itu, total liabilitas turun 4,69% menjadi Rp5,69 triliun dari Rp5,97 triliun.
Adapun total ekuitas naik 3,62% menjadi Rp12,06 triliun, didorong oleh kenaikan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya menjadi Rp8,46 triliun.
Dari sisi kas, perseroan membukukan arus kas operasi positif sebesar Rp513,81 miliar, meningkat dibandingkan Rp502,03 miliar pada periode yang sama tahun lalu.


