back to top

Laba SPRE Anjlok di Kuartal I, Tersisa Rp516 Juta

Emitentrust.com – PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) membukukan laba bersih sebesar Rp207,63 juta pada kuartal I-2026, anjlok sekitar 59,8% secara tahunan (YoY) dibandingkan laba bersih Rp516,01 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, kinerja top line juga mengalami tekanan. Penjualan neto tercatat Rp10,96 miliar, turun sekitar 3,6% YoY dari Rp11,37 miliar pada kuartal I-2025.

Dalam laporan keuangan SPRE disebutkan bahwa laba usaha menyusut menjadi Rp368,94 juta dari Rp711,36 juta. Meski beban pokok penjualan relatif stabil, tekanan datang dari meningkatnya beban operasional yang menggerus profitabilitas perseroan.

Dari sisi margin, laba kotor tercatat Rp4,09 miliar, turun dibandingkan Rp4,43 miliar pada periode sebelumnya. Sementara itu, laba sebelum pajak juga turun menjadi Rp317,23 juta dari Rp633,07 juta.

Setelah memperhitungkan beban pajak, laba bersih akhirnya terpangkas signifikan. Laba per saham dasar ikut turun menjadi Rp0,26 dari sebelumnya Rp0,65.

Di sisi neraca, total aset perseroan relatif stagnan di kisaran Rp56,11 miliar. Sementara itu, total liabilitas turun tipis menjadi Rp6,19 miliar dari Rp6,37 miliar, mencerminkan struktur keuangan yang masih terjaga.

Artikel Terkait

Begini Kinerja Emiten Tambang Emas Grup Bakrie (BRMS) di Kuartal II-2026

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membukukan laba bersih sebesar US$13,28 juta pada semester I-2026, turun 40,34% dibandingkan US$22,27 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

WIKA Gedung (WEGE) Boncos! Pendapatan Anjlok 55,4%, Berbalik Rugi Rp89,89M di Semester I

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) membukukan rugi bersih sebesar Rp89,89 miliar pada semester I 2026. Kinerja ini berbalik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih mencatat laba bersih Rp400,19 juta,

CHIP Bukukan Laba Rp4,36 Miliar, Naik 41,75% pada Semester I-2026

PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) mencatatkan laba bersih sebesar Rp4,36 miliar pada semester I-2026, meningkat 41,75% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan laba bersih sebesar Rp3,08 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru