back to top

Makmur Berkah (AMAN) Pilih Simpan Laba 2025 untuk Ekspansi Bisnis Gudang

Emitentrust.com – PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) memutuskan tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 meski berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp58,86 miliar.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 9 Juni 2026 dan dihadiri pemegang saham yang mewakili 89,09% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Dalam agenda penggunaan laba bersih, para pemegang saham menyetujui agar seluruh laba tahun buku 2025 sebesar Rp58.862.874.131 digunakan untuk mendukung ekspansi dan pengembangan usaha Perseroan. Dengan demikian, AMAN tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham.

Manajemen mengalokasikan dana sebesar Rp23,55 miliar untuk pembangunan gudang modern loading dock yang akan disewakan. Selain itu, Rp7,95 miliar digunakan untuk pembangunan bangunan siap pakai yang akan dijual maupun disewakan.

Perseroan juga menganggarkan Rp22,07 miliar untuk pematangan lahan industri yang siap dipasarkan kepada calon pembeli. Sementara sisanya sebesar Rp5,30 miliar ditetapkan sebagai cadangan laba bersih tahun berjalan.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, RUPST juga menerima dan mengesahkan laporan tahunan serta laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Heroe, Pramono & Rekan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham turut menyetujui perubahan dan penyesuaian Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan terkait maksud, tujuan, dan kegiatan usaha sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Tahun 2025.

Perseroan juga mempertahankan susunan manajemen yang ada. Adi Saputra Tedja Surya tetap menjabat sebagai Direktur Utama hingga 24 Juni 2029, didampingi Richard B.T. Malessy sebagai Direktur. Sementara posisi Komisaris Utama tetap dijabat Johan Tedja Surya.

PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) merupakan pengembang properti yang bergerak di kawasan pergudangan, kawasan industri, properti komersial, serta perhotelan melalui grup usahanya. Salah satu proyek yang dikenal adalah kawasan pergudangan dan industri Safe ‘N’ Lock di Sidoarjo, Jawa Timur

Artikel Terkait

PYFA Tunda Rights Issue, Ini Alasannya

Pyridam Farma Tbk (PYFA) memutuskan menunda pelaksanaan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue

MFMI Tebar Dividen 95% Laba 2025, Ini Jadwal dan Nilainya

T Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp21,97 miliar atau Rp29 per saham kepada para pemegang saham. Nilai dividen tersebut setara sekitar 95,4%

ASPR Jadwalkan Dividen 20% Laba 2025, Nilainya Segini

PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,75 miliar dari laba bersih tahun buku 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru