back to top

Meski Hadapi Defisiensi Modal, TIRT Optimalkan Armada dan Kontrak

EmTrust – PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT), emiten di sektor angkutan laut dalam negeri, melanjutkan transformasi bisnis dengan memfokuskan kegiatan usahanya pada layanan angkutan laut guna memastikan operasional berjalan lancar, efektif, dan efisien.

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Perseroan memperkuat struktur operasional dan tata kelola perusahaan melalui optimalisasi aset, peningkatan efisiensi, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam setiap pengambilan keputusan bisnis, guna menjaga kinerja yang berkelanjutan.

Saat ini, seluruh armada Perseroan yang berjumlah 20 kapal beroperasi penuh (fully occupied) untuk memenuhi kontrak berjalan, dengan wilayah operasional mencakup Kendawangan, Kalimantan Barat, serta Berau, Kalimantan Timur.

Meski demikian, Perseroan masih menghadapi defisiensi modal yang cukup besar. Oleh karena itu, langkah perbaikan kondisi keuangan akan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Perseroan memandang bisnis angkutan laut dapat memberikan pendapatan yang berkesinambungan. Fokus operasional saat ini diarahkan pada pemenuhan kontrak yang telah diperoleh dengan mengoptimalkan utilitas armada yang dimiliki,” ujar Presiden Direktur PT Tirta Mahakam Resources Tbk, Tham Arvin Setyanto, menutup Paparan Publik Perseroan.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru