back to top

MSCI Tahan Saham RI, BEI Sebut Isu Downgrade Hilang

Emitentrust.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan akan terus menjalin komunikasi intensif dengan MSCI terkait evaluasi status pasar saham Indonesia dalam indeks global.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan bahwa sinyal positif mulai terlihat setelah MSCI tidak lagi menyinggung risiko penurunan peringkat (downgrade) Indonesia dari kategori emerging market.

“Bursa akan terus melanjutkan komunikasi dengan MSCI dan menantikan pengakuan atas reformasi yang telah dilakukan,” ujar Jeffrey, Selasa (21/4).

Sebelumnya, MSCI sempat mengkhawatirkan transparansi pasar Indonesia, bahkan pada Januari lalu memperingatkan potensi penurunan status menjadi pasar frontier. Kekhawatiran ini sempat memicu arus keluar dana investor dan menggerus kapitalisasi pasar hingga sekitar US$120 miliar.

Namun menjelang peninjauan indeks pada Mei, Indonesia telah menggulirkan sejumlah reformasi penting. Di antaranya peningkatan transparansi data pemegang saham serta kenaikan batas minimum free float menjadi 15% untuk emiten. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan likuiditas dan meminimalisir praktik manipulasi harga saham.

Meski begitu, MSCI masih mengambil sikap hati-hati. Dalam peninjauan Mei, MSCI memutuskan untuk tetap mempertahankan berbagai pembatasan terhadap saham Indonesia, termasuk tidak menambah saham baru ke dalam indeks serta menahan kenaikan klasifikasi.

MSCI juga menyatakan masih mengevaluasi efektivitas data baru dan kebijakan regulator sebelum memasukkannya ke dalam perhitungan indeks. Pembaruan lebih lanjut dijadwalkan pada peninjauan Juni.

Di sisi lain, langkah MSCI ini datang tak lama setelah FTSE Russell memutuskan mempertahankan status Indonesia sebagai pasar emerging sekunder tanpa memasukkannya ke dalam daftar pemantauan.

MSCI menegaskan bahwa pendekatan ini bertujuan menjaga stabilitas indeks sekaligus memberi waktu untuk menilai dampak reformasi yang tengah dijalankan Indonesia.

Artikel Terkait

Rugi Masih Membayangi! TGRA Absen Bagi Dividen

PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham dari kinerja tahun buku 2025, seiring perseroan yang masih mencatatkan kerugian.

Dividen AUTO Rp170 per Saham, Cek Jadwal Cum Date

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp170 per saham, dengan total nilai mencapai Rp819,35 miliar.

Rugi RUNS Bengkak 137% di 2025, Pendapatan Turun, Beban Naik

PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) mencatat rugi bersih sebesar Rp7,59 miliar sepanjang 2025, melonjak tajam 137,9% dibandingkan rugi Rp3,19 miliar pada tahun sebelumnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru