back to top

MSJA Bagikan Dividen Rp85,9M, Cum 11 Mei

Emitentrus.com – PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025, sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 April 2026.

Dalam keterangannya Rabu (6/5) manajemen MSJA menyampaikan bahwa total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp85,98 miliar atau setara Rp15 per saham.

Untuk jadwalnya, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan berlangsung pada 11 Mei 2026, diikuti ex dividen pada 12 Mei 2026. Sementara itu, di pasar tunai, cum dividen jatuh pada 13 Mei 2026 dan ex dividen pada 18 Mei 2026.

Adapun investor yang berhak menerima dividen adalah yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (recording date) pada 13 Mei 2026.

Pembayaran dividen tunai kepada para pemegang saham dijadwalkan akan dilakukan pada 4 Juni 2026.

sebelumnya, PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA), resmi memutuskan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 April 2026 sebesar Rp85,98 miliar atau setara Rp15 per saham kepada para pemegang saham.

Manajemen menjelaskan, pembagian dividen ini berasal dari laba bersih tahun buku 2025 yang tercatat sebesar USD 5,98 juta, dengan sekitar 90% dialokasikan sebagai dividen dan sisanya ditahan untuk mendukung pengembangan usaha.

Pada perdagangan hari ini Rabu (6/5) saham MSJA naik 1,98 persen ke level Rp515.

Artikel Terkait

BEI Rilis Daftar 48 Saham Konsentrasi Tinggi (HSC)

PT Bursa Efek Indonesia menambah jumlah emiten yang masuk kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) menjadi 48 saham berdasarkan evaluasi struktur kepemilikan per 30 Juni

SAME Borong 90 Juta Saham JECX Harga Pasar

PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX) menyampaikan bahwa PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) menambah investasi dengan melakukan serangkaian pembelian saham.

TOWR Eksekusi 25,52% Saham BACH, Kepemilikan Naik Jadi 51%

TOWR, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), kepemilikannya, PT Bach Multi Global Tbk (BACH), anak usahanya, PT Global Telekomunikasi Prima (GTP).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru