back to top

OL Master Guyur 70 Juta Lembar, VIVA Langsung ARB

Emitentrust.com – Emiten grup Bakrie PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) menyampaikan bahwa terjadi perubahan kepemilikan setelah salah satu pemegang saham utamanya, OL Master Limited, melakukan aksi divestasi yang dilakukan pada 15 Januari 2026.

Manajemen VIVA menyebutkan OL Master Limited tercatat melepas sebanyak 70.000.000 (70 juta) lembar saham biasa. Transaksi penjualan ini dilakukan pada tanggal 15 Januari 2026 dengan harga pelaksanaan Rp84 per lembar saham.

Dari aksi korporasi tersebut, OL Master Limited diperkirakan meraup dana segar sebesar Rp5,88 miliar.

Sebelum dilakukannya transaksi, OL Master Limited memegang sebanyak 824.858.800 lembar saham atau setara dengan 5,01% dari total hak suara di VIVA. Dengan dilepasnya 70 juta lembar saham tersebut, kepemilikan mereka kini menyusut menjadi 754.858.800 lembar saham.

Penurunan jumlah saham ini membawa porsi kepemilikan OL Master Limited turun ke level 4,58%. Dengan angka di bawah 5% tersebut, OL Master Limited kini tidak lagi masuk dalam kategori pemegang saham yang wajib melaporkan perubahan kepemilikan secara rutin di bawah ketentuan ambang batas 5%, kecuali terdapat regulasi lain yang mengikat.

Dalam laporannya, OL Master Limited menyatakan bahwa status kepemilikan saham tersebut adalah kepemilikan langsung dengan tujuan transaksi murni untuk penjualan (sale). Pihak pelapor juga menegaskan bahwa mereka bukan merupakan pemegang saham pengendali dari emiten yang menaungi stasiun televisi ANTV dan tvOne tersebut.

Pada perdagangan hari ini saham VIVA turun hingga auto rejection bawah (ARB) di level Rp60 per lembar.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Kamis ini Naik Rp35.000 per Gram

Harga emas Aneka Tambang pada Kamis ini naik Rp35.000 per gram sementara itu harga buyback naik Rp35.000 per gram.

BEI Akhirnya Layangkan Surat ke Emiten RLCO

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (ALII) akhirnya memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham perseroan selama periode 11 hingga 18 Mei 2026.

SMCB Resmi Bubarkan dan Likuidasi Tiga Anak Usaha

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk mengumumkan pembubaran yang diikuti likuidasi terhadap tiga anak usahanya sebagai bagian dari proyek penataan usaha

Populer 7 Hari

Berita Terbaru