back to top

Pendapatan FUJI Naik, Tapi Laba Tergerus di 2025

Emitentrust.com – PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) mencatatkan kenaikan pendapatan sepanjang 2025. Hingga 31 Desember 2025, perseroan membukukan pendapatan Rp15,30 miliar, naik dari Rp14,64 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, kenaikan top line tersebut belum mampu menopang bottom line.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Rabu, beban perseroan melonjak tajam menjadi Rp5,55 miliar, dibandingkan Rp1,26 miliar pada 2024. Lonjakan beban ini membuat laba sebelum pajak turun menjadi Rp9,75 miliar, dari sebelumnya Rp13,38 miliar.

Alhasil, laba tahun berjalan ikut tergerus menjadi Rp8,35 miliar, turun dari Rp11,03 miliar tahun sebelumnya. Dampaknya, laba per saham (EPS) dasar ikut melemah ke Rp6,42, dari Rp8,49.

Aset Naik, Liabilitas Ikut Membengkak

Dari sisi neraca, total aset FUJI meningkat menjadi Rp188,89 miliar per akhir 2025, dibandingkan Rp176,52 miliar pada akhir 2024.

Namun, kenaikan aset juga diikuti peningkatan kewajiban. Jumlah liabilitas naik menjadi Rp7,90 miliar, dari Rp3,95 miliar pada tahun sebelumnya.

Artikel Terkait

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (DEWA)

Bursa Efek Indinesia (BEI) melayangkan surat ke Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usahanya PT Gayo Mineral Resources (GMR),

IHSG Bangkit di Akhir Pekan, Reli Sepekan Tembus 2% Lebih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (17/4/2026), setelah sempat tertekan dalam dua hari sebelumnya. IHSG ditutup menguat 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634,00.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru