back to top

Pengendali AKPI Lepas Saham di Pasar di Tengah Harga Turun

Emitentrust.com – Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk. (AKPI), Henry Liem, melepas 70.200 saham perseroan melalui tiga transaksi pada 3 dan 6 Juli 2026. Total nilai transaksi penjualan tersebut mencapai sekitar Rp33,40 juta, sehingga kepemilikannya berkurang dari 12.927.659 saham (2,1115%) menjadi 12.857.459 saham (2,10%).

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 7 Juli 2026, transaksi pertama dilakukan pada 3 Juli 2026 dengan menjual 8.700 saham pada harga Rp474 per saham.

Selanjutnya, pada 6 Juli 2026, Henry Liem kembali menjual 100 saham pada harga Rp480 per saham dan 61.400 saham pada harga Rp476 per saham. Seluruh transaksi dilakukan dengan status kepemilikan langsung dan merupakan bagian dari aksi penjualan saham.

Meski porsi kepemilikannya turun menjadi 2,10%, dalam laporan tersebut Henry Liem masih tercatat sebagai pemegang saham pengendali. Henry Liem menyebutkan bahwa ia tidak akan mempertahankan status pengendali.

Pada perdagangan hari ini Selasa (7/7) saham AKPI naik 2,01 persen ke level Rp486.

Artikel Terkait

Rilis Surat Utang Rp9T, Pefindo Beber Peringkat Grup Sinarmas (DSSA)

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menetapkan peringkat idAA untuk rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan II PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan nilai maksimum Rp6,3 triliun.

Bank Jago (ARTO) Laporkan MESOP, Tak Satu Pun Opsi Saham Dieksekusi

PT Bank Jago Tbk (ARTO) melaporkan tidak terdapat pelaksanaan hak opsi saham dalam Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan (Management and Employee Stock Option Program/MESOP) 2025–2030 Tahap I Periode I

PTRO Buka Data Free Float per Juni 2026, Naik Jadi 27,76%

PT Petrosea Tbk. (PTRO) melaporkan porsi saham free float meningkat tipis menjadi 27,76% atau setara 2.799.592.530 saham periode Juni 2026. Sementara itu, Prajogo Pangestu tetap tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) perseroan melalui PT Kreasi Jasa Persada.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru