back to top

Pinjam dana Rp265M ke BCA, INPP Jaminkan Saham Anak Usaha

Emitentrust.com– PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) resmi melaporkan transaksi afiliasi berupa pemberian jaminan perusahaan (corporate guarantee) dan gadai saham kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terkait fasilitas kredit anak usahanya, PT Mitra Gemilang Mahacipta (MGM).

Transaksi tersebut dilakukan pada 13 Februari 2026 dan dilaporkan sesuai ketentuan POJK 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Dalam keterbukaan informasi, INPP memberikan corporate guarantee atas fasilitas kredit MGM dengan total plafon mencapai Rp265 miliar, yang terdiri dari Kredit Investasi sebesar Rp255 miliar dan Kredit Lokal sebesar Rp10 miliar. Nilai jaminan yang diberikan bersifat proporsional sesuai kepemilikan INPP di MGM sebesar 55%.

Tak hanya itu, INPP juga menggadaikan 13.888 lembar saham miliknya di MGM sebagai bagian dari persyaratan kredit yang ditetapkan oleh BCA. Manajemen menjelaskan bahwa pemberian jaminan dan gadai saham tersebut merupakan syarat wajib dari pihak bank agar fasilitas kredit dapat dicairkan. Dana pinjaman ini disebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha MGM.

Dari sisi hubungan afiliasi, MGM merupakan entitas anak yang dikendalikan INPP dengan kepemilikan mayoritas 55%. Selain itu, terdapat keterkaitan manajemen di kedua entitas, di mana Presiden Direktur INPP juga menjabat sebagai Komisaris MGM.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Lewati Level 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Pada Jumat (7/8/2026), IHSG menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65,

Eks Dirut BCA Borong Saham GJTL, Ada Sinyal Apa?

Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) kembali mencuri perhatian. Tak hanya didukung perbaikan kinerja pada kuartal II-2026, emiten produsen ban terbesar di Indonesia ini juga memiliki deretan pemegang saham kelas kakap.

Bank Kasikorn (BMAS) Minta Restu Rights Issue 2,8 Miliar Saham

PT Bank KASIKORN Indonesia Tbk. (BMAS) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.875.000.000 saham baru, setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru