back to top

RMKE di Kuartal I, Revenue Melejit 142% Tapi Laba Naik Tipis

Emitentrust.com – PT RMK Energy Tbk (RMKE) pada kuartal I-2026 membukukan laba bersih sebesar Rp55,73 miliar, tumbuh 8,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp51,51 miliar.

Lonjakan laba ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan yang melesat 142,1% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp815,59 miliar dari Rp336,85 miliar pada kuartal I-2025.

Seiring kenaikan pendapatan, laba bruto meningkat menjadi Rp101,17 miliar dari Rp84,61 miliar. Meski beban keuangan turut naik menjadi Rp13,20 miliar, perseroan tetap mampu mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp71,69 miliar, naik dari Rp65,53 miliar.

Dari sisi neraca, total aset perseroan melonjak menjadi Rp3,41 triliun per 31 Maret 2026, meningkat dari Rp2,84 triliun pada akhir 2025. Kenaikan ini didorong oleh lonjakan kas dan setara kas yang mencapai Rp715,96 miliar dari Rp257,85 miliar.

Namun demikian, total liabilitas juga meningkat signifikan menjadi Rp1,44 triliun dari Rp882,41 miliar, terutama akibat kenaikan utang obligasi jangka panjang yang mencapai Rp876,96 miliar.

Sementara itu, ekuitas tercatat relatif stabil di level Rp1,97 triliun, mencerminkan akumulasi laba yang tetap positif meski terdapat aksi saham treasuri.

Dari sisi arus kas, perseroan mencatatkan arus kas operasi positif sebesar Rp52,39 miliar. Selain itu, kas bersih meningkat signifikan sebesar Rp458,11 miliar sepanjang kuartal I-2026, ditopang oleh aktivitas pendanaan, termasuk penerbitan obligasi.

Artikel Terkait

Astra International (ASII) Dapat Restu Gelar Buyback Saham Rp8T

PT Astra International Tbk (ASII) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan program pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp8 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang

BEI Minta Klarifikasi Emiten Haji Isam (JARR) Terkait Sengketa Pembelian 3.500 Ton CPO

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) emiten milik Haji Isam memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait surat dari Law Office R. Azhari & Co mengenai dugaan sengketa hukum material atas transaksi pembelian crude palm oil

WIKA Sebut Sidang Perdana PKPU Anak Usaha Digelar 22 Juli 2026

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (BEI: WIKA) menegaskan gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap anak usahanya, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON),

Populer 7 Hari

Berita Terbaru