back to top

Saham RLCO Diborong Lagi Rp69,1M Saat Harga Tinggi

Emitentrust.com – PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menyampaikan bahwa Samuel Sekuritas Indonesia telah menambah kepemilikan saham pada 20 April 2026.

berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan pada 2 Juni 2026 disebutkan bahwa Samuel Sekuritas Indonesia tercatat memperoleh tambahan sebanyak 11.246.600 saham RLCO pada harga Rp6.150 per saham dalam transaksi yang dilakukan pada 20 April 2026.

Berdasarkan perhitungan, nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp69,17 miliar.

Transaksi tersebut dicatat dengan status kepemilikan langsung dan terkait aktivitas Repurchase Agreement (Repo) serta jual portofolio.

Setelah transaksi dilakukan, jumlah kepemilikan Samuel Sekuritas di RLCO meningkat dari 137.363.500 saham atau setara 4,40% menjadi 148.616.100 saham atau sekitar 4,76% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Meski terjadi peningkatan kepemilikan, Samuel Sekuritas menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak mengubah statusnya sebagai pemegang saham pengendali Perseroan.

Aksi penambahan saham ini membuat porsi kepemilikan Samuel Sekuritas di RLCO bertambah sekitar 0,36 poin persentase dibandingkan posisi sebelumnya.

Pada perdagangan hari ini Selasa (2/6) saham RLCO turun 3,5 persen di level Rp2.720.

Artikel Terkait

AXIO Tetapkan Cum Date Dividen Rp23,3M, Sahamnya Naik 2,9%

PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp23,36 miliar dari laba bersih tahun buku 2025, sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 26 Mei 2026.

Direktur BFIN Tambah Koleksi Saham Saat Harga Rp690 per Lembar

Direktur PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), Iwan, menambah kepemilikan sahamnya di Perseroan melalui transaksi pembelian saham yang dilakukan pada 29 Mei 2026.

Grup MNC (BMTR) Tawarkan Obligasi dan Sukuk Rp800M, Hari Ini

PT Global Mediacom Tbk (BMTR) resmi menawarkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2026 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2026 dengan total nilai emisi mencapai Rp800 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru