back to top

Saham Terbang Ini Lepas Suspensi Langsung Masuk FCA Besok

Emitentrust.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memasukkan saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) ke dalam daftar Efek Bersifat Ekuitas dalam Pemantauan Khusus mulai efektif 5 Februari 2026.

Dalam pengumuman resmi tertanggal 4 Februari 2026, BEI menyatakan saham VISI dikenakan Kriteria 10, yakni penghentian sementara perdagangan Efek selama lebih dari satu Hari Bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.

” Dengan masuknya saham VISI ke dalam daftar pemantauan khusus, pelaku pasar diimbau untuk mencermati risiko investasi pada saham tersebut,” tulis pengumuman BEI.

Sebagaimana diketahui, BEI sebelumnya telah melakukan suspensi perdagangan saham VISI pada 23 Januari 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Suspensi tersebut diberlakukan menyusul lonjakan harga saham yang dinilai signifikan dalam waktu singkat.

Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, saham VISI tercatat melonjak sekitar 200 persen, dari harga Rp190 pada 5 Januari 2026 menjadi Rp575 per saham sebelum akhirnya disuspensi pada 22 Januari 2026.

PT Satu Visi Putra Tbk resmi mencatatkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada 27 Februari 2024 dengan melepas 615.000.000 saham atau setara 20 persen dari modal disetor penuh setelah IPO. Saham tersebut ditawarkan dengan harga perdana Rp120 per saham.

Dari aksi korporasi tersebut, Perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp73,8 miliar, dengan PT Surya Fajar Sekuritas bertindak sebagai Penjamin Emisi Utama.

PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) atau Savitra bergerak di bidang penyediaan materi iklan dan jasa percetakan, khususnya untuk kebutuhan digital printing. Layanan Perseroan mencakup pencetakan media promosi seperti kartu nama, surat, spanduk, dan berbagai kebutuhan promosi visual lainnya.

Artikel Terkait

S&P Global Sorot WIKA Beton (WTON), Ada Apa?

Merespons dinamika pasar konstruksi yang kian mengedepankan kepatuhan terhadap aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), delegasi lembaga pemeringkat internasional S&P Global

Grup Lippo (LPCK) Klarifikasi Soal Hibah Lahan Rusun MBR Rp6T di Meikarta

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) emiten properti grup Lippo memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana hibah lahan yang sebelumnya disebut bernilai sekitar Rp6 triliun.

Quantum Clovera Investama (KREN) Gagal Gelar Buyback Saham, RUPSLB Tak Kuorum

PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Juni 2026. RUPST pemegang saham yang mewakili 11,25 miliar saham atau 61,81%

Populer 7 Hari

Berita Terbaru