back to top

SGRO Ganti Nama, Inilah Identitas Baru Eks Sampoerna Agro

EmTrust – Emiten perkebunan dengan kode saham SGRO secara resmi telah mengumumkan perubahan nama perusahaan dari semula PT Sampoerna Agro Tbk menjadi PT Prime Agri Resources Tbk. Keputusan strategis ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Selasa, 13 Januari 2026.

Sekretaris Perusahaan, Eris Ariaman, menyatakan bahwa perubahan nama tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Nomor AHU-0001439.AH.01.02.TAHUN 2026 tertanggal 13 Januari 2026.

“Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa telah memutuskan dan menyetujui perubahan nama Perseroan dari semula PT Sampoerna Agro Tbk menjadi PT Prime Agri Resources Tbk,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Seiring dengan perubahan nama tersebut, perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas holding ini juga akan melakukan perubahan pada logo korporasi. Meskipun terjadi perubahan identitas, manajemen menegaskan bahwa hal ini tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan beserta entitas anaknya.

Saat ini, perusahaan tengah melakukan proses penyesuaian pada seluruh dokumen perizinan, bukti kepemilikan aset, serta perjanjian atau kontrak dengan pihak ketiga agar selaras dengan nama baru tersebut. Selama masa transisi, operasional bisnis perusahaan dipastikan tetap berjalan normal sebagaimana mestinya.

Artikel Terkait

IHSG Akhir Pekan Cerah! Saham-Saham Big Caps Bersinar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 131,22 poin atau 2,28% ke 5.875,78 pada akhir perdagangan Jumat (3/7/2026).

BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi LUCY

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) tidak lagi masuk dalam kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC).

WIKA Beton (WTON) Pasok Material Proyek Pelindo Rp153M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi proyek senilai Rp153 miliar untuk memasok beton pracetak dan ready mix pada pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru