back to top

Siapa Denny Rizal? Tak Pegang Saham Jadi Pemilik Akhir SOFA

Emitentrust.com – Porsi saham publik atau free float milik PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) tercatat mencapai 29,03% dari total saham beredar hingga akhir Februari 2026.

Hal tersebut terungkap dalam Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek perseroan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan laporan tersebut, jumlah saham free float SOFA mencapai 480,07 juta saham dari total 1,65 miliar saham yang tercatat di Bursa.

Sementara itu, pemegang saham pengendali adalah Asia Investment yang menggenggam 1,17 miliar saham atau setara 70,97% kepemilikan di perusahaan.

Menariknya, laporan tersebut juga mengungkap pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) dari SOFA yakni Denny Rizal.

Meski tercatat sebagai pemilik manfaat akhir, Denny Rizal tidak memiliki saham secara langsung di perseroan dalam kapasitasnya sebagai direksi.

Adapun jajaran komisaris dan direksi lainnya juga tercatat tidak memiliki kepemilikan saham di perusahaan hingga periode laporan berakhir.

Di sisi lain, jumlah investor SOFA mengalami penurunan. Tercatat jumlah pemegang saham turun dari 5.183 investor menjadi 4.293 investor, atau berkurang 890 investor dalam satu bulan terakhir.

Dengan komposisi kepemilikan tersebut, saham publik SOFA seluruhnya berasal dari 480,07 juta saham non-warkat yang dimiliki investor dengan porsi kepemilikan di bawah 5%.

Artikel Terkait

Mirae Asset Klarifikasi Isu Rp14,5T, Hingga Dana Nasabah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri diketahui mendatangi kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia pada Rabu (4/3/2026).

IHSG Ditutup Anjlok 1,62%, Hampir Semua Sektor Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (6/3/2026). IHSG merosot 124,85 poin atau 1,62% ke level 7.585,68.

Free Float INKP Bengkak, Cucu Pendiri Sinarmas Grup Penerima Akhir

Struktur kepemilikan saham emiten pulp dan kertas PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) masih didominasi kelompok usaha Sinar Mas.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru