back to top

SOFA Dikuasai Pengendali 70,97% Saham, Sisanya Free Float

Emitentrust.com – PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) melaporkan struktur kepemilikan saham per akhir Mei 2026 dengan porsi saham publik (free float) tetap berada di level 29,03% atau sebanyak 480,07 juta saham dari total saham tercatat sebanyak 1,65 miliar saham.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) yang disampaikan perseroan, komposisi free float tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan demikian, SOFA masih memenuhi ketentuan minimum kepemilikan publik yang dipersyaratkan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sementara itu, pemegang saham pengendali SOFA masih dipegang oleh PT Asia Investment Capital dengan kepemilikan sebanyak 1,173 miliar saham atau setara 70,97% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Dalam laporan tersebut, perseroan juga mengungkapkan bahwa Denny Rizal tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) atau pengendali tingkat individu PT Solusi Environment Asia Tbk melalui kepemilikannya pada PT Asia Investment Capital selaku pemegang saham pengendali.

Perseroan menjelaskan bahwa tidak terdapat kepemilikan saham oleh anggota Direksi maupun Dewan Komisaris yang tercatat dalam laporan kepemilikan saham bulan Mei 2026. Selain itu, SOFA juga tidak memiliki saham treasuri maupun saham yang berada dalam status blokir atau sita.

Dari sisi basis investor, jumlah pemegang saham SOFA mengalami peningkatan. Hingga akhir Mei 2026, jumlah pemegang saham tercatat sebanyak 3.706 SID, meningkat 117 SID dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 3.589 SID.

Data KSEI menunjukkan mayoritas saham publik SOFA dimiliki oleh investor individu dengan total kepemilikan mencapai 376,49 juta saham, disusul oleh reksa dana sebanyak 8,99 juta saham, perusahaan korporasi sekitar 10,33 juta saham, serta sejumlah investor institusi lainnya.

Manajemen SOFA menegaskan seluruh informasi dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek telah disusun secara lengkap dan benar sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia terkait perhitungan free float dan keterbukaan informasi emiten.

Artikel Terkait

BEI Ungkap Fundamental Pasar Masih Kuat, Jangan Percaya Hoaks MSCI

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa fundamental pasar modal Indonesia masih berada dalam kondisi solid di tengah tekanan yang melanda Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

WGSH Private Placement 208,5 juta Saham, Pemilik Terdilusi 19,5%

PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) berencana melaksanakan aksi korporasi berupa Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement

CGS Kembali Lepas Ratusan Juta Saham DILD, Sisa 5,66%

CGS International Securities Singapore PTE LTD kembali mengurangi kepemilikannya di PT Intiland Development Tbk (DILD) melalui transaksi penjualan saham pada 2 Juni 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru