back to top

Susul Komut, Wilson dan Charles Sutantio Lepas Saham PNGO Rp1,13T

Emitentrust.com – Dua pemegang saham PT Pinago Utama Tbk (PNGO), yakni Wilson Sutantio dan Charles Sutantio, kompak melepas seluruh kepemilikan sahamnya pada 4 Mei 2026.

Manajemen perseroan dalam keterbukaan informasi menyampaikan bahwa Wilson menjual sebanyak 177.799.800 saham di harga Rp3.584 per saham. Sementara itu, Charles juga melepas 137.596.700 saham di harga yang sama.

Dengan demikian, total saham yang dilepas mencapai 315.396.500 lembar saham.

Jika dihitung, total nilai transaksi divestasi tersebut mencapai sekitar Rp1,13 triliun, dengan rincian:

Wilson Sutantio: sekitar Rp637,23 miliar
Charles Sutantio: sekitar Rp493,15 miliar

Manajemen menyebutkan bahwa aksi ini dilakukan sebagai bagian dari divestasi seiring perubahan pengendali perseroan.

Pasca transaksi, kepemilikan Wilson dan Charles di PNGO masing-masing menjadi 0 saham, dari sebelumnya: yang dimiliki Wilson sebanyak 177,7 juta saham (22,76%) dan Charles memiliki 137,5 juta saham (17,61%).

Sebelumnya Komisaris Utama PNGO, Hasan Tantri. melepas seluruh kepemilikan sahamnya pada 4 Mei 2026 sebanyak 152.172.300 lembar saham dengan harga Rp3.584 per saham. Transaksi penjualan saham tersebut mencapai sekitar Rp545,39 miliar.

Sebagai informasi, Sebelumnya Emiten agribisnis terintegrasi, PT Pinago Utama Tbk (PNGO), resmi mengalami perubahan pengendali setelah mayoritas sahamnya diakuisisi investor asing.

Dalam keterbukaan informasi tertanggal 5 Mei 2026, manajemen mengungkapkan bahwa perusahaan asal Hong Kong, AEP Nusantara Holdings Limited, kini menjadi pengendali baru Perseroan.

Perubahan pengendalian ini terjadi setelah penandatanganan dua Perjanjian Jual Beli Saham (Share Purchase Agreements) pada 4 Mei 2026. Dalam transaksi pertama, sejumlah pemegang saham lama melepas sebanyak 589.865.100 saham atau setara 75,50% dari total modal disetor.

Sementara itu, pada perjanjian kedua, Wilson Sutantio turut mengalihkan kepemilikan sebanyak 177.799.800 saham atau setara 22,76% dari total saham Perseroan.

Dengan demikian, secara total AEP Nusantara Holdings Limited menguasai 767.664.900 saham atau setara 98,26% dari seluruh saham ditempatkan dan disetor PNGO, menjadikannya sebagai pemegang saham pengendali baru.

Artikel Terkait

BEI Minta Penjelasan Bukalapak (BUKA) Terkait PHK dan Selamatkan Bisnis

Bursa Efek Indonesia meminta penjelasan kepada PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) terkait strategi bisnis, kinerja keuangan, hingga langkah efisiensi yang dilakukan perseroan.

BEI Cabut Izin Transaksi Margin Anugerah Sekuritas (ID)

Bursa Efek Indonesia resmi mencabut Surat Persetujuan Melakukan Transaksi Margin milik PT Anugerah Sekuritas Indonesia.

Kuartal I-2026, Rugi CCSI Bengkak 43 Persen Meski Pendapatan Naik

PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) pada kuartal I-2026 mencatat pendapatan naik 31% menjadi Rp77,31 miliar, dibandingkan Rp58,79 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru