back to top

BELL Kantongi Laba Naik 22%, Segmen Seragam Melejit 209% di Kuartal I

Emitentrust.com- – PT Trisula Textile Industries Tbk (IDX: BELL) mengawali tahun 2026 dengan kinerja positif. Emiten tekstil dan garmen ini membukukan laba bersih sebesar Rp4,16 miliar pada kuartal I-2026, meningkat 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, penjualan Perseroan tercatat tumbuh stabil menjadi Rp153,28 miliar, dari sebelumnya Rp151,41 miliar pada kuartal I-2025.

Kinerja positif ini ditopang oleh lonjakan signifikan pada segmen seragam yang mencatatkan penjualan Rp40,11 miliar, atau melonjak hingga 209% secara tahunan (YoY). Tingginya permintaan pada segmen ini menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan Perseroan.

Di sisi lain, segmen manufaktur tetap menjadi kontributor terbesar dengan penjualan Rp90,24 miliar, tumbuh 3% YoY.

Direktur Utama BELL, Karsongno Wongso Djaja, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi dorongan bagi Perseroan untuk menjaga tren pertumbuhan hingga akhir tahun.

“Kami bersyukur BELL mencatatkan kinerja positif di awal tahun ini. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun,” ujarnya.

Di tengah tantangan daya beli yang belum sepenuhnya pulih, BELL tetap optimistis. Perseroan akan terus membidik peluang dari berbagai instansi, khususnya pada segmen seragam korporasi dan produk jadi, dengan mengoptimalkan kapasitas pabrik garmen di Solo.

Selain itu, BELL juga telah mengamankan sejumlah kontrak yang saat ini dalam tahap produksi, yang diharapkan dapat menopang kinerja ke depan.

Untuk menjaga daya saing, Perseroan terus meningkatkan kualitas melalui peremajaan mesin secara berkelanjutan, serta memperkuat inovasi lewat pengembangan Trisula Innovation Center sebagai pusat riset dan pengembangan produk.

Artikel Terkait

RUPSLB Wika Beton (WTON) Setujui Dua Agenda Strategis, Ini Keputusannya

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 pada Jumat (10/7/2026) yang menyetujui dua agenda strategis, yakni perubahan rumusan Penghasilan Dasar Pensiun

Free Float GPSO 56,61%, Grup Tjokro Kuasai 37,63% Saham, Ini Sosok UBO

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melaporkan free float perseroan turun menjadi 56,61% pada akhir Juni 2026 dari 57,29% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru